news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain keturunan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen saat selebrasi gol.
Sumber :
  • Antara

Ternyata Berawal dari Sendirian, Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Suka Ditemui Orang ini Sebelum Mualaf

Pemain keturunan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen mengakui suka dalam kondisi sendirian membuatnya disambangi sosok ini sebelum resmi memeluk agama Islam.
Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:14 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Penyerang keturunan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen menarik fans sepak bola Tanah Air mendengar inspirasi kisah mualaf. Dia sampai memikat hati para suporter tentang perjalanannya memeluk agama Islam.

Ragnar Oratmangoen yang membela Timnas Indonesia, ia pernah berbagi perjalanan spiritualnya sebagai seorang mualaf.

Ragnar Oratmangoen kini berhasil menyabet sebagai pemain tersubur di Timnas Indonesia. Ia kerap kali mencetak gol saat berkutat di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat Timnas Indonesia kontra Vietnam, Ragnar Oratmangoen sukses mencatat debut golnya. Pengalaman itu membuatnya menganggap sebagai sejarah awal mampu memberikan gol untuk Garuda.

Kemudian, Ragnar Oratmangoen setelah menyempatkan ibadah umrah kembali permainan garangnya. Saat Timnas Indonesia kontra Arab Saudi, ia mampu mencetak gol pada menit ke-19.

Angka papan skor pun berubah menunjukkan Timnas Indonesia mengungguli permainan kala melawan Arab Saudi di King Abdullah Sports City Stadium pada Jumat (6/9/2024). Namun, Garuda harus kebobolan dan hasil akhir pun berakhir imbang dengan skor 1-1.

Sapaan akrabnya Wak Haji Ragnar berhasil menerima assist terbaik dari bek FC Twente, Mees Hilgers. Ia langsung menyambar bola dari Hilgers ke gawang kiper Bahrain, Ebrahim Lutfalla.

Kesuksesannya menjadi pemain tersubur tidak lepas dari ketaatan dengan agama Islam. Ia merasa tidak malu sebagai pemain kental dalam urusan ibadah.

Sebelumnya, Ragnar Oratmangoen menganut agama Kristen. Ia membeberkan proses perpindahan kepercayaannya untuk memeluk agama Islam pada usia 15 tahun.

"Saya tidak terlahir sebagai Muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen. Tapi setelah saya tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam," ungkap Ragnar Oratmangoen dalam sesi agenda media di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta dikutip, Selasa (22/10/2024).

Ia pun membeberkan semasa kecilnya hidup di lingkungan dengan teman-temannya mayoritas beragama Islam. Kebetulan mereka bermain sepak bola biasanya didekat masjid.

Saat bermain sepak bola, teman-temannya kerap kali menyempatkan ibadah shalat di masjid yang kebetulan tidak jauh dari tempat mereka bermain di sana.

Dari pengakuannya, ia membeberkan bahwa teman-temannya suka mengajak ke dalam masjid. Meski tidak ada mengandung unsur paksaan ikut ibadah shalat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral