- Istimewa
Teks Khutbah Jumat Singkat 13 September 2024: Maulid Nabi, 4 Cara Tanamkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW
Cara ketiga, kita harus mengikuti seluruh tuntunan diberikan oleh Rasulullah SAW.
Hal ini berdasarkan dalil Al-Quran dari Surah Ali Imran Ayat 31 terkait mengikuti Rasulullah SAW tanda menunjukkan kecintaan kepada-Nya, Allah SWT berfirman:
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Ali Imran, 3:31)
Maka, cara mengikuti tuntunan dianjurkan Nabi Muhammad SAW yang wajib dilakukan, yakni shalat, haji, umrah hingga ibadah lainnya, Rasulullah SAW bersabda:
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
Artinya: "Shalatlah kalian (dengan cara) sebagaimana kalian melihatku shalat." (HR. Bukhari Nomor 628)
Cara keempat, kita harus berhukum dengan hukum Nabi Muhammad SAW.
Surah An-Nisa Ayat 65 menjelaskan putusan dari Nabi Muhammad SAW yang harus dipenuhi umat Muslim, Allah SWT berfirman:
فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: "Demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga bertahkim kepadamu (Nabi Muhammad) dalam perkara yang diperselisihkan di antara mereka. Kemudian, tidak ada keberatan dalam diri mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka terima dengan sepenuhnya." (QS. An-Nisa, 4:65)