news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat jawab soal pelaksanaan shalat Isya ditunaikan lebih dari jam 12 malam atau sudah ganti hari.
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Freepik

Sudah Ganti Hari dan Lewat Jam 12 Malam Masih Bolehkah Shalat Isya? Ustaz Adi Hidayat Ungkap itu Ada Hubungannya...

Ustaz Adi Hidayat menjawab kebingungan terkait hukum mengerjakan shalat Isya di waktu lewat dari jam 12 malam atau sudah berganti hari. Mari simak di sini!
Senin, 5 Agustus 2024 - 22:31 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Waktu shalat Isya berawal dari tanda hilangnya awan merah di ufuk.

Hal ini menandakan awal waktu shalat Isya ketika jadwal Maghrib telah berakhir.

Adapun akhir waktu shalat Isya mempunyai sebutan ikhtiyar atau pilihan ditandai hingga sepertiga malam.

Namun, akhir waktu shalat Isya juga menunjukkan saat fajar kedua terbit biasa dikenal fajar shodiq.

Meski demikian, masih banyak orang meninggalkan shalat Isya karena disebabkan lalai dan lelah setelah bekerja dalam satu hari.

Hal ini membuat mereka terpaksa mengerjakan shalat Isya lewat dari jam 12 malam atau sudah berganti hari meski masih berada di waktu pelaksanaannya.

Beberapa orang menyebut sebaiknya hindari melaksanakan shalat Isya jika sudah melewati jam 12 malam.

Apakah boleh menunaikan shalat Isya lewat jam 12 malam atau sudah ganti hari? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan permasalahan ini.

Dikutip tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Adi Hidayat Official, Senin (5/8/2024), Direktur Quantum Akhyar Institute itu menjelaskan tentang waktu shalat Isya dalam suatu kajiannya.

Ustaz Adi Hidayat menegaskan batasan akhir waktu shalat Isya menjadi ilmu penting yang harus diketahui umat Muslim.

Ia menjelaskan waktu shalat Isya sudah mempunyai aturan secara mutlak.

Waktu shalat fardhu sudah mutlak menjadi penjelasan dalam dalil Al-Quran dari Surah An-Nisa ayat 103, Allah SWT berfirman:

 وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا ٱطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ ۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتْ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ كِتَٰبًا مَّوْقُوتًا

Fa izaa qadaitumus-salaata fazkurullaaha qiyamaw wa qu‘uudaw wa ‘alaa junuubikum, fa izatma'nantum fa aqiimus-salaah, innas-salaata kaanat ‘alal-mu'miniina kitaabam mauquutaa.

Artinya: "Apabila kamu telah menyelesaikan shalat, berzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring. Apabila kamu telah merasa aman, laksanakanlah shalat itu (dengan sempurna). Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin." (QS. An-Nisa, 4:103)

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral