- Antara
Waspada Jeratan Judi Online Berwujud Opsi Biner dan Transaksi Robot
Sebagaimana dijelaskan dalam ilustrasi kerja opsi biner tersebut yang cukup dengan menebak harga suatu instrumen keuangan dan hanya bergantung pada peruntungan belaka untuk bisa memenangkannya. Maka opsi biner pun dapat disebut hanyalah kegiatan berwujud jual beli peluang saja, tidak lebih.
Selain itu marak juga penawaran investasi forex dengan dalih melakukan penjualan robot trading. Masyarakat dijanjikan keuntungan konsisten dan pembagian keuntungan dengan penjual robot trading. Bagi anggota yang dapat merekrut anggota baru untuk bergabung, juga dijanjikan akan mendapat bonus, berupa bonus sponsor.
“Entitas-entitas tersebut menggalang dana masyarakat melalui paket-paket investasi dengan menggandeng pialang berjangka luar negeri yang tentunya tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka dari Bappebti,” ujar Wisnu.
Dalam kegiatan ini, para pelaku diduga melanggar ketentuan UU 10/2011 tentang Perubahan UU 32/1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi serta diduga menyalahgunakan legalitas Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL) yang diterbitkan Kemendag. Sedangkan barang yang termasuk produk komoditi berjangka sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau jasa dilarang dipasarkan melalui sistem penjualan langsung.
Bila kita perhatikan dengan cermat, jika calon nasabah diimingi-imingi keuntungan konsisten dan tambahan bonus-bonus lainnya setelah merekrut anggota baru, maka strategi bisnis ini dapat diduga memiliki kemiripan dengan bisnis skema piramida yang dilarang.
Sistem kegiatan usaha yang memperoleh keuntungan bukan dari hasil kegiatan penjualan barang, melainkan memanfaatkan peluang keikutsertaan mitra usaha, terutama dari biaya partisipasi orang lain yang akan bergabung atau yang telah bergabung.
Sebagaimana diterangkan dalam Penjelasan Pasal 9 UU 7/2014 tentang perdagangan inilah yang kemudian menegaskan kembali tentang definisi skema piramida yang dilarang.
Apalagi bila saat terjadinya penjualan perangkat lunak (software) robot trading disertai dengan pernyataan bahwa dengan menggunakan robot trading, tidak diperlukan kemampuan investor dalam melakukan analisa teknik, fundamental, serta tidak adanya teknik yang harus dipelajari.
Cara-cara yang dilakukan oleh promotor yang menawarkan bisnis robot trading seperti ini tentu dapat menyesatkan masyarakat karena telah melanggar kaidah investasi yakni high risk high return. Sebab dalam berinvestasi, investor bisa saja memperoleh keuntungan yang sangat besar sebagaimana potensi kerugian yang juga sama besarnya.