- Twitter @humasjakfire
Ini Deretan Aplikasi dan Layanan yang Alami Gangguan Akibat Kebakaran Gedung Cyber 1 di Jakarta
Ajaib
Aplikasi investasi ajaib juga mengumumkan gangguan yang mereka alami akibat kebakaran Gedung Cyber melalui akun Twitter @ajaib_investasi.
"MOHON PERHATIAN. Data center mengalami insiden kebakaran, sementara akan terjadi gangguan dalam bertransaksi," tulis akun itu.
IPOT
Aplikasi keuangan IPOT yang merupakan milik PT Indo Premier Sekuritas pun tak luput mengalami gangguan akibat peristiwa kebakaran itu. Mereka menyampaikan pernyataan resminya di Twitter.
"Kami sedang menghadapi situasi force majeure di mana data center kami di Gedung Cyber Mampang mengalami kebakaran yang mengakibatkan jaringan data beberapa sekuritas termasuk IPOT, terganggu dan belum dapat digunakan untuk sementara waktu," cuit akun @indopremier.
Kemudian mereka menyatakan bahwa gangguan hanya berdampak kepada transaksi sehingga menurut Indo Premier, seluruh dana nasabanya aman.
Call Center BPBD Jakarta
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta juga terkena dampak kebakaran Gedung Cyber.
Pada pukul 17.21 WIB, BPBD Jakarta membuat siaran pers melalui akun Twitter @BPBDJakarta.
"Sehubungan dengan adanya kejadian kebakaran di Gedung Cyber 1 Mampang, Jakarta Selatan yang merupakan pusat data server nasional, pada saat ini layanan Call Center Jakarta Siaga 112 untuk sementara waktu TIDAK DAPAT DIHUBUNGI," cuit @BPBDJakarta.
Kemudian pukul 19.14 WIB di hari yang sama, Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta kembali membuat pengumuman bahwa layanan Call Center mereka sudah kembali beroperasi normal.
"Sehubungan dengan telah selesainya kejadian kebakaran di Gedung Cyber 1 Mampang, Jakarta Selatan yang merupakan pusat data server nasional, layanan Call Center Jakarta Siaga 112 saat ini SUDAH DAPAT BEROPERASI NORMAL KEMBALI," tulis mereka.
Selain webhosting dan aplikasi, kebakaran Gedung Cyber 1 juga berdampak pada layanan Shopee, game online Ragnarok, situs berita Antara, dan aplikasi MTix. (act)