news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Gatal Kutu Air.
Sumber :
  • Freepik/fabrikasimf

Cara Mengobati Kutu Air agar Cepat Sembuh dan Tidak Menular ke Orang Lain

Kutu air bisa diobati dengan salep antijamur seperti miconazole dan ketoconazole. Jaga kaki tetap kering dan bersih agar infeksi cepat sembuh dan tak menular.
Rabu, 31 Desember 2025 - 23:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kutu air merupakan salah satu masalah kulit yang cukup sering terjadi, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia.

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita dan dalam istilah medis dikenal sebagai tinea pedis.

Meski tampak sepele, kutu air bisa sangat mengganggu karena menimbulkan rasa gatal, perih, hingga kulit kaki yang pecah-pecah.

Menurut penjelasan dalam kanal kesehatan, kutu air umumnya muncul di sela-sela jari kaki, baik kanan maupun kiri.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh orang yang kakinya mudah berkeringat, sering memakai sepatu tertutup dalam waktu lama, atau jarang mengganti kaus kaki.

Infeksi jamur ini juga bisa menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Misalnya dari handuk, sepatu, sandal, atau lantai kamar mandi yang sudah terkontaminasi jamur.

Karena itu, menjaga kebersihan kaki dan barang pribadi menjadi langkah pertama untuk mencegahnya.

Gejala Kutu Air yang Harus Diwaspadai

Gejala kutu air biasanya diawali dengan rasa gatal di sela-sela jari kaki. Setelah itu, kulit mulai tampak kemerahan, terasa perih, panas, dan mengelupas.

Pada kasus yang lebih parah, kulit bisa melepuh dan mengeluarkan cairan.

Selain itu, kuku juga bisa ikut terdampak menjadi lebih tebal, rapuh, dan berubah warna. Jika dibiarkan, infeksi jamur ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain seperti paha, tangan, atau bahkan perut.

Cara Mengobati Kutu Air di Rumah

Untuk mengatasi kutu air, ada beberapa pilihan pengobatan yang bisa dilakukan, terutama dengan obat oles antijamur. Berikut ini beberapa salep yang umum digunakan:

- Miconazole Cream

Obat ini bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Caranya, bersihkan dan keringkan area kaki terlebih dahulu, lalu oleskan krim tipis-tipis pada bagian yang terinfeksi. Gunakan 2-3 kali sehari secara rutin.

- Ketoconazole Cream

Krim ini juga bekerja efektif untuk membasmi jamur penyebab kutu air. Cara penggunaannya sama, oleskan setelah area kaki benar-benar kering.

- Clotrimazole Cream

Salep ini termasuk golongan antijamur yang umum diresepkan untuk infeksi kulit ringan hingga sedang. Cocok untuk kutu air di sela jari kaki.

Selain menggunakan krim, penting juga untuk menjaga kebersihan dan kelembapan kaki agar jamur tidak mudah berkembang kembali.

Hindari memakai sepatu yang terlalu sempit dan kaus kaki yang lembap. Jika memungkinkan, lepaskan alas kaki sesekali agar kaki mendapat sirkulasi udara yang baik.

Langkah Pencegahan agar Kutu Air Tidak Kambuh

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut langkah-langkah untuk mencegah kutu air agar tidak muncul kembali:

- Rajin mencuci kaki dengan sabun, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan atau tempat umum.

- Keringkan kaki secara menyeluruh, terutama di sela-sela jari.

- Hindari berbagi penggunaan handuk, sepatu, atau sandal dengan orang lain.

- Ganti kaus kaki setiap hari, pilih bahan yang mudah menyerap keringat.

- Hindari berjalan tanpa alas kaki di kamar mandi umum, kolam renang, atau tempat lembap lainnya.

Jika kutu air tidak membaik setelah dua minggu pengobatan mandiri, sebaiknya segera konsultasi ke dokter kulit. Bisa jadi infeksinya sudah lebih dalam dan membutuhkan terapi tambahan seperti obat antijamur oral. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral