News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Cara Mengatasi Kutu Air Pada Penderita Diabetes, Begini Kata Dokter

Simak 4 cara mengobati kutu air pada penderita diabetes agar terhindar dari diabetic foot dan risiko amputasi.
Selasa, 30 Desember 2025 - 13:01 WIB
Ilustrasi Diabetes
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.comKutu air atau tinea pedis merupakan infeksi jamur yang sering menyerang sela-sela jari kaki.

Kondisi ini umumnya mudah diatasi. Namun, kutu air pada penderita diabetes tidak boleh diremehkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr. Cahyo, melalui kanal YouTube miliknya menjelaskan, infeksi jamur yang tampak ringan ini  dapat berkembang menjadi luka serius untuk penderita diabetes.

"Infeksi jamur pada sela jari kaki ini bila terkena pada seorang penderita diabetes akan lebih sulit disembuhkan dan tak jarang bisa menyebabkan penyakit diabetic foot atau luka pada kaki penderita diabetes," ujarnya.

Diabetic foot  ini jika dibiarkan bisa berujung pada amputasi jari atau kaki bila tidak ditangani dengan tepat.

Penderita diabetes memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah, terutama saat kadar gula darah tidak terkontrol.

Kondisi inilah yang membuat infeksi jamur lebih sulit sembuh dan mudah mengalami komplikasi. Berikut ini 4 cara mengobati kutu air pada penderita diabetes berdasarkan penjelasan dr. Cahyo.

Ilustrasi Gatal Kutu Air
Ilustrasi Gatal Kutu Air
Sumber :
  • Freepik/fabrikasimf

1. Kontrol Kadar Gula Darah

Langkah paling utama adalah mengontrol kadar gula darah agar mendekati nilai normal.

Gula darah yang tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga infeksi, termasuk kutu air, menjadi lebih parah dan sulit disembuhkan.

Penderita diabetes dianjurkan untuk disiplin minum obat sesuai anjuran dokter, mengonsumsi buah dan sayur dengan indeks glikemik rendah, serta rutin berolahraga.

Dengan gula darah yang terkontrol, proses penyembuhan kutu air akan jauh lebih optimal.

2. Hindari Kaki dari Air Sabun

Kaki penderita diabetes sebaiknya dihindarkan dari air bekas cucian piring atau cucian baju.

Air sabun dapat membuat kulit kaki semakin lembap dan iritasi, sehingga jamur mudah berkembang dan kutu air berisiko kambuh kembali setelah diobati.

3. Gunakan Cairan Asam Salisilat

Cairan asam salisilat dapat dibeli di apotek dan digunakan sebagai terapi tambahan.

Caranya, basahi kapas dengan cairan asam salisilat lalu oleskan pada area kaki yang terkena kutu air.

Lakukan sebanyak tiga kali sehari, yaitu setelah mandi pagi, mandi sore, dan sebelum tidur. Penggunaan rutin membantu mengangkat kulit mati dan menghambat pertumbuhan jamur.

4. Periksa ke Dokter Jika Ada Infeksi

Jika kutu air sudah disertai tanda infeksi bakteri sekunder, seperti kemerahan, pembengkakan, nyeri, atau keluar nanah, segera periksa ke dokter.

Kondisi ini memerlukan penanganan medis berupa antibiotik yang tepat agar infeksi tidak semakin parah dan menyebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kutu air pada penderita diabetes bukan masalah sepele. Dengan menerapkan keempat langkah di atas secara konsisten dan waspada terhadap tanda infeksi, risiko komplikasi serius dapat dicegah.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT