- unsplash- Lux Graves
10 Alasan Mengapa Tidur Baik dan Berkualitas Itu Penting
Tidur nyenyak dapat memaksimalkan kinerja atletik
Tidur telah terbukti meningkatkan kinerja atletik. Dalam sebuah penelitian pada pemain bola basket, tidur lebih lama terbukti secara signifikan meningkatkan kecepatan, akurasi, waktu reaksi, dan kesehatan mental.
Durasi tidur yang lebih sedikit juga dikaitkan dengan kinerja olahraga yang buruk dan keterbatasan fungsional pada wanita yang lebih tua.
Dalam sebuah penelitian pada lebih dari 2.800 wanita, ditemukan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan berjalan lebih lambat, kekuatan cengkeraman yang lebih rendah, dan kesulitan yang lebih besar dalam melakukan aktivitas mandiri.
Kurang tidur beresiko terkena penyakit jantung dan stroke
Kualitas dan durasi tidur dapat memiliki pengaruh besar pada banyak faktor risiko kesehatan. Kurang tidur menjadi salah satu faktor yang diyakini mendorong penyakit kronis, termasuk penyakit jantung.
Sebuah tinjauan dari 15 penelitian menemukan bahwa orang yang tidak cukup tidur memiliki risiko penyakit jantung atau stroke yang jauh lebih besar daripada mereka yang tidur 7-8 jam per malam.
Tidur mempengaruhi metabolisme dan resiko diabetes
Dalam sebuah penelitian pada pria muda yang sehat, membatasi tidur hingga 4 jam per malam selama 6 malam berturut-turut menyebabkan gejala prediabetes. Gejala-gejala ini teratasi setelah satu minggu peningkatan durasi tidur.
Kebiasaan tidur yang buruk juga sangat terkait dengan efek buruk pada gula darah pada populasi umum. Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam telah berulang kali terbukti memiliki peningkatan risiko diabetes tipe 2.
Kurang tidur dikaitkan dengan depresi
Masalah kesehatan mental, seperti depresi, sangat terkait dengan kualitas tidur yang buruk dan gangguan tidur. Diperkirakan 90% orang dengan depresi mengeluh tentang kualitas tidur.
Kurang tidur bahkan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian karena bunuh diri. Mereka yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia atau apnea tidur obstruktif juga melaporkan tingkat depresi yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang tidak.
Tidur meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda
Kurang tidur telah terbukti merusak fungsi kekebalan tubuh. Sebuah penelitian besar selama 2 minggu memantau perkembangan flu biasa setelah memberi orang obat tetes hidung dengan virus flu.