- Antara
Dukung Penguatan Ekonomi Syariah, Agung Sedayu Hadirkan Sejumlah Program di Menara Syariah PIK 2
Jakarta, tvOnenews.com - Agung Sedayu Group (ASG) mempertegas perannya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tanah air.
Melalui proyek mercusuarnya, Menara Syariah yang berlokasi di kawasan PIK 2, ASG berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri halal global.
Dalam seminar internasional bertajuk The International Seminar on Sharia Economics (ISSE) 2026 yang digelar di Marketing Gallery PIK 2, Direktur Utama ASG, Nono Sampono, menjelaskan bahwa Menara Syariah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat pengembangan ekonomi yang konkret.
"Nah, kami punya Menara Syariah. Ikon-nya untuk bagaimana pengembangan ekonomi syariah. Di sana banyak hal yang sudah dilakukan dan rencana ke depan, apalagi mendekati bulan suci Ramadan ini," ungkap Nono, dikutip Minggu (15/2/2026).
Menyambut bulan suci Ramadan yang sudah di depan mata, Menara Syariah dipastikan akan menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi.
Berbagai program telah disusun, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha kecil hingga aksi kemanusiaan.
"Tentu akan diisi oleh berbagai kegiatan. Jadi ada performance misalnya bazar-bazar, kemudian juga UMKM, kemudian juga bagaimana kepedulian sosial terhadap masyarakat bawah. Ya, jadi semua juga kami lakukan," tambah Nono.
Nono memiliki visi besar agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi magnet utama bagi industri halal dunia.
Meski saat ini Indonesia sudah masuk dalam jajaran 10 besar kekuatan ekonomi syariah global, ia menilai masih banyak ruang untuk bermanuver lebih jauh.
"Namun, kita masih memerlukan mengembangkan pilar ekonomi syariah Indonesia untuk mencapai peringkat yang lebih baik lagi," tegasnya.
Lebih lanjut, Nono mengingatkan bahwa tantangan Indonesia kian nyata dengan munculnya negara-negara non-Muslim yang justru mendominasi pasar halal.
Negara, seperti Jepang, Thailand, India, hingga Brasil kini menjadi kompetitor serius meski jumlah penduduk Muslim di sana sangat minim.
Nono secara khusus menyoroti keberhasilan Brasil yang mampu menguasai pasar di benua Amerika, bahkan menembus pasar Timur Tengah.
"Ini khusus untuk Brasil ini bayangkan dengan umat Islam di bawah satu persen dia mampu membangun industri pakan halal terbesar di benua Amerika," ujar Nono.