- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Kisah 4 Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ajukan Gugatan Presidential Threshold ke MK, 33 Kali Baru Dikabulkan
Enika menambahkan bahwa pengajuan PT juga berdasarkan fakta bahwa selama ini sebagai masyarakat atau pemilih dianggap sebagai objek bukan subjek demokrasi.
Terlebih sebagai seorang mahasiswa, mereka melihat representasi capres cawapres tidak sesuai referensinya.
Ia mencontohkan, dari ketiga pasangan capres cawapres, seberapa banyak yang membahas soal lingkungan dan perempuan. Jika dibuka kontentasi lebih luas, harapannya ada capres-cawapres perempuan yang bisa membawa isu-isu domestik ke ranah nasional.
Namun, jika menggunakan presidential threshold 20 persen maka akan sangat sulit sekali karena tokoh capres cawapres yang diusung hanya itu-itu saja.
"Yang kami perjuangkan hak kami selaku pemilih yang tidak dapat memilih calon yang sesuai representasi atau keinginan kami," pungkasnya. (scp/buz)