news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arsip foto - Warga membeli daging sapi menyambut tradisi meugang di Pasar Al Mahirah, Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/6/2025)..
Sumber :
  • tim tvOne/Antara

Kondisi Bencana Tak Berpengaruh pada Tradisi Pasar Daging Meugang

Kalangan pedagang daging untuk tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menyebutkan bencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah Pro
Selasa, 17 Februari 2026 - 21:03 WIB
Reporter:
Editor :

Banda Aceh, tvOnenews.com - Kalangan pedagang daging untuk tradisi meugang menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menyebutkan bencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh beberapa waktu lalu tidak mempengaruhi pasar daging meugang di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

"Kondisi bencana tidak berpengaruh pada pasar daging meugang, baik pada harga maupun permintaan masyarakat. Secara umum untuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar normal," kata Ketua Asosiasi Pedagang Daging Aceh Safwan, Selasa (17/2/2026).

Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh menjelang Ramadhan maupun Idul Fitri dan Idul Adha. Dalam tradisi tersebut, masyarakat membeli dan mengonsumsi daging sapi, kerbau, maupun kambing lebih banyak dari hari biasanya. Tradisi tersebut sudah diperingati sejak masa kesultanan, terutama Sultan Iskandar Muda.

Penjualan daging pada saat meugang tidak hanya di pasar-pasar tradisional di Kota Banda Aceh dan sekitarnya, tetapi juga banyak pedagang musiman di sejumlah ruas jalan protokol menjajakan daging segar.

Dalam kondisi tradisi meugang saat ini, kata dia, harga daging maupun permintaan meningkat dari hari biasa. Harga daging meugang di Banda Aceh dan sekitarnya berkisar Rp160 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram.

"Kalau harga, ada kenaikan Rp10 ribuan dari hari biasa. Begitu juga masyarakat yang membeli daging meugang, lebih banyak dari hari biasa. Kondisi seperti ini biasa terjadi setiap tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan," katanya.

Senada juga disampaikan Abdul Aziz, pedagang daging di Pasar Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. Ia mengatakan, kondisi bencana tidak berpengaruh pada harga dan permintaan masyarakat terhadap daging untuk tradisi meugang menyambut bulan puasa.

"Harga daging memang agak naik dari hari biasa. Hal ini terjadi karena permintaan saat meugang meningkatkan. Setelah meugang, harga daging kembali normal di kisaran Rp150 ribuan," kata Abdul Aziz. (Ant/wna)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral