- Istimewa
Gubernur Sumsel Resmikan Pavilion BSI Palembang, Perkuat Layanan Syariah di Kawasan Sumatera
Arifin juga menyampaikan bahwa sektor perbankan syariah di Sumatera Selatan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat.
“Hingga September 2025, perbankan syariah Sumsel tetap stabil dengan total aset Rp19,91 triliun, tumbuh 12,30% yoy. Penyaluran pembiayaan juga meningkat menjadi Rp20,28 triliun atau tumbuh 19,43% yoy, sementara DPK mencapai Rp12,68 triliun. Rasio NPL Gross yang terjaga pada 1,94% mencerminkan profil risiko yang sehat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa OJK melihat Pavilion BSI sebagai elemen penting dalam penguatan ekosistem syariah nasional.
“OJK memandang kehadiran Pavilion BSI ini sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan industri keuangan syariah di Sumatera Selatan. Kami berharap BSI terus memperluas layanan yang profesional dan inklusif, sekaligus menjaga tata kelola yang baik agar mampu menjadi jangkar stabilitas keuangan syariah di wilayah ini,” tuturnya.
BSI Region III mencatat kinerja positif hingga Triwulan III 2025 dengan total aset mencapai Rp25,2 triliun (tumbuh 11,9% YoY), Dana Pihak Ketiga Rp20,4 triliun (tumbuh 6,9% YoY), dan penyaluran pembiayaan Rp24,9 triliun (tumbuh 11,5% YoY).
Produk berbasis emas terus mengalami pertumbuhan dengan total lebih dari 85 ribu nasabah pada layanan cicil emas, gadai emas, dan tabungan emas.
Dengan peresmian Pavilion BSI Palembang, BSI memperkuat komitmennya sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi syariah nasional sekaligus memperluas jangkauan layanan unggulan bagi masyarakat di Sumatera. (*)