- Tim tvone - khumaidi
Gubernur Khofifah Sidak Operasi Pasar di Sidoarjo, 4367 Ton Beras Murah Berkualitas Didistribusikan untuk Masyarakat
Sidoarjo, Jawa Timur - Pemprov Jatim bekerja sama dengan Bulog, Pemerintah Kabupaten Kota di Jatim serta BUMD PT Jatim Graha Utama (JGU) terus menggencarkan kegiatan operasi pasar dengan menyediakan beras murah berkualitas.
Jumat (10/2), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran secara khusus sidak meninjau kelancaran Operasi Pasar yang menyediakan beras berkualitas dengan harga di bawah HET di Pasar Taman Sepanjang, Sidoarjo.
Total, ada sebanyak 10 ton beras yang digelontorkan bagi para masyarakat dan pedagang di sekitar pasar dengan harga Rp45.000 per kemasan 5 kilogram. Artinya per kilogram harga beras di operasi pasar ini hanya Rp9000 per kilogram. Harga itu jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yakni Rp9450/kg. Dimana, harga jual tertinggi kepada konsumen dari pedagang yaitu Rp47.000/5 kg.
Khofifah mengatakan operasi pasar sengaja digelar untuk memberi keterjangkauan kepada masyarakat agar tetap bisa membeli beras kualitas medium sesuai kebutuhan.
"Operasi pasar ini akan mendekatkan masyarakat dan memberikan keterjangkauan masyarakat untuk bisa mengakses beras kualitas medium," terangnya.
Menurut Khofifah sejauh ini, realisasi penyaluran operasi pasar komoditi beras periode tanggal 3-9 Februari 2023 di seluruh Provinsi Jawa Timur telah mencapai sebesar 4367 ton.
Dengan rincian Bulog telah menyalurkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) komoditi beras sebesar 3825 ton. Dan, dari BUMD Pemprov Jatim PT JGU komoditi beras sebesar 542 ton.
Lebih lanjut, Khofifah menyebut, permintaan pasar untuk beras hingga saat ini cukup tinggi. Terbukti ketika berinteraksi dengan para pedagang di pasar Taman Sepanjang Sidoarjo ini, rata-rata stock yang dimiliki telah habis dan berkurang.
"Permintaan konsumen membeli beras rata-rata per 5 kg. Situasi ini harus ditangkap oleh Bulog dengan mempacking beras dengan ukuran kemasan per 5 kg. Sehingga untuk selanjutnya kita bersama-sama memasifkan distribusinya ke masyarakat,” tandasnya.
Khofifah meminta kepada Bupati/Walikota untuk mengintervensi stock beras dengan mengupdate harga beras melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) setiap hari.
“Kita harap, masing-masing bupati/walikota bisa berkoordinasi dengan Kadivre Bulog Jatim untuk menggelar operasi pasar beras murah di masing-masing daerah," tegasnya.