- tvOne - imron
Ramai Disorot Warganet, Patung Macan Putih Kediri Jadi Magnet Wisata
Kediri, tvOnenews.com - Patung Macan Putih yang berada di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah viral di media sosial. Patung tersebut dinilai memiliki corak yang mirip zebra. Sejak ramai diperbincangkan warganet, lokasi patung kini diserbu warga dari berbagai daerah yang penasaran dan ingin melihat langsung sekaligus mengabadikan momen.
Meski sempat memicu polemik karena desainnya yang dinilai unik, keberadaan ikon baru ini justru membawa berkah ekonomi bagi masyarakat setempat. Sejak diresmikan pada awal Desember 2025, lokasi yang sebelumnya sepi kini berubah menjadi pusat keramaian.
Transformasi ini dirasakan langsung oleh warga sekitar. Winarti (40), warga setempat, mengungkapkan bahwa keramaian tersebut dimanfaatkan warga untuk membuka berbagai usaha baru.
“Tempat yang dulunya biasa-biasa saja sekarang ramai dari pagi sampai malam. Warga mulai berjualan makanan, minuman, suvenir, hingga membuka jasa parkir,” ujar Winarti.
Hal senada disampaikan Paiman (36), seorang pedagang yang mengaku omzetnya melonjak drastis. Ia bahkan berencana menambah variasi dagangannya karena melihat antusiasme pengunjung yang betah berlama-lama di lokasi.
“Alhamdulillah, pembeli semakin banyak. Tahun baru ini benar-benar membawa berkah,” ucapnya dengan syukur.
Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, membenarkan bahwa viralnya patung tersebut memberikan dampak positif yang signifikan. Ia mencatat pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Kediri, tetapi juga dari luar kota.
“Viralnya patung ini mengangkat nama Desa Balongjeruk dan yang terpenting adalah menggerakkan roda perekonomian warga kami,” jelas Safi’i.
Sebelum menjadi magnet wisata, patung ini sempat menjadi bahan perbincangan warganet karena coraknya yang dianggap menyerupai zebra atau tapir. Patung Macan Putih tersebut dikerjakan selama 18 hari dengan peralatan yang terbatas.
Terkait desain dan warna hitam-putih yang ikonik, sang seniman mengaku hanya mengikuti instruksi ketat dari pihak pemerintah desa.
Kini, terlepas dari perdebatan estetika di jagat maya, Patung Macan Putih Balongjeruk berhasil mengubah wajah desa dan memberikan harapan baru bagi kesejahteraan warga di awal tahun 2026. (min/gol)