- Antara
Berpotensi Bahayakan Pengguna Jalan, Lubang Jalan Nasional Rembang-Blora-Cepu Diperbaiki
Sementara itu, warga di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan penanganan, sejumlah lubang jalan sempat ditutup secara swadaya menggunakan material seadanya sebagai penanda sementara.
Agung, warga Kelurahan Bangkle mengatakan beberapa titik kerusakan dinilai cukup membahayakan, terutama lubang yang berada di bagian tengah jalan.
"Tidak ada rambu resmi. Ada warga yang berinisiatif menaruh material seadanya untuk menandai lubang," ujarnya.
Berdasarkan pengamatannya, kata dia, terdapat sedikitnya dua titik kerusakan utama, dengan satu titik di tengah jalan yang dianggap paling berbahaya karena tepat berada di jalur lintasan kendaraan. Sebelum ditambal, lubang tersebut diperkirakan memiliki kedalaman sekitar satu jengkal orang dewasa atau kurang lebih 10 sentimeter dengan lebar mencapai dua meter. (ant/dan)