- Tim tvOne/Muhammad Bagas
Detik-detik Oknum Densus 88 Bunuh Sopir Taksi "Online" di Depok Sempat Luntang-lantung di Jakarta Usai Kalah Judi Online
"Pukul 22.00 WIB tersangka naik Trans Jakarta dari Terminal Kampung Rambutan ke arah Pluit transit dari Halte Uki, Cawang. Tiba di pluit tersangka naik TransJakarta lagi menuju arah Pinang Ranti tetapi sebelum tiba di Pinang Ranti tersangka berganti bus ke arah sebaliknya," lanjutnya.
Berlanjut pada tanggal 23 Januari 2023 tersangka kembali mengelilingi wilayah Jakarta hingga tertidur di Halte Jembatan Besi.
Kemudian tersangka kembali mengarah ke Semanggi untuk mencari taksi online yang bakal menjadi korban pencuriannya.
"Sekitar pukul 02.00 WIB tersangka dibanguni oleh petugas TransJakarta yang ketika itu tiba di Halte Jembatan Besi. Pukul 02.30 WIB tersangka naik bus TransJakarta jurusan Pinang Ranti dan tersangka dan turun di Halte Semanggi," ungkapnya.
Sesampainya di Halte Semanggi tersangka pun mendapati korban yang kala itu sedang mangkal menunggu orderan.
Rangkaian Adegan Detik-detik Anggota Densus 88 Antiteror Bunuh Sopir Taksi Online
Pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembegalan disertai pembunuhan sopir taksi online bernama Sony Rizal Taihitu (59) oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri berinisial Bripda HS di Depok pada Senin (23/1/2023)
Kegiatan rekonstruksi tersebut berlangsung pada Kamis (16/2/2023) di lapangan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan dihadiri oleh tersangka hingga, keluarga dan kuasa hukum, hingga stakeholder terkait.
Dalam rekonstruksi tersebut pihak penyidik mengungkap detik-detik aksi pembegalan disertai pembunuhan oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri, Bripda HS.
Dalam rekontruksi tersebut tersangka yang menggunakan baju tahanan Dit Tahti Polda Metro Jaya dengan celan pendek puri dan bertubuh gempal itu dihadirkan langsung.
"Adegan 24 A tersangka mengambil pisau yang tersangka bawa. Adegan 24 B kemudian tersangka mengatakan maaf pak sebenarnya saya tidak punya uang, kemudian pengemudi bertanya maksudnya gimana pak," kata Penyidik Unit IV Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/2/2023).
Kemudian pada adegan 25 A dan B korban mulai merasa keanehan usai adanya ancaman yang dilakukan oleh pelaku.
Dari ancaman tersebut tersangka turut serta mengaku sebagai anggota dari instansi Polri terhadap korban.
"Adegan 25 A korban membalikkan badannya mengarah ke tersangka. Adegan 25 B kemudian tersangka menodongkan pisau kepada korban sembari mengatakan saya anggota," katanya.