Sejumlah Titik Strategis di Tapanuli Tengah Dipilih jadi Tempat Pembangunan Huntara
Tapteng, tvOnenews.com - Pembangunan rumah hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, terus dikebut dan ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadan.
Huntara tersebut dibangun di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka. Hingga saat ini, proses pembangunan masih berlangsung dengan total sebanyak 16 unit rumah yang nantinya akan dihuni oleh 16 kepala keluarga.
Setiap unit Huntara memiliki ukuran sekitar 4,5 meter dengan satu kamar tidur berukuran kurang lebih 2 x 2 meter.
Sejumlah unit rumah dilaporkan telah rampung dibangun dan dinilai lebih layak dibandingkan tenda atau posko pengungsian yang saat ini masih ditempati warga.
Huntara dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti jaringan listrik, air bersih, serta dapur, meskipun ukuran dapur tergolong sempit dengan lebar sekitar satu meter.
Pemerintah daerah memastikan pembangunan Huntara ini dipercepat agar dapat segera digunakan oleh para pengungsi. Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sebelumnya telah meninjau langsung progres pembangunan dan menilai hunian sementara tersebut cukup layak untuk ditempati.
Saat ini, tercatat masih terdapat lebih dari 5.000 pengungsi yang bertahan di posko-posko pengungsian yang tersebar di beberapa titik di wilayah Tapanuli Tengah.
Kehadiran Huntara diharapkan dapat mengurangi beban pengungsi sekaligus memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan manusiawi selama masa pemulihan.