- Facebook - Go Ahead Eagles
Ahli Hukum Olahraga Belanda Angkat Suara Soal Skandal Paspor, Salah Pemain Naturalisasi
“Pengetahuan hukum di banyak klub masih tertinggal, terutama dalam hal-hal seperti ini,” kata Olfers.
Menurutnya, beberapa klub besar di Eredivisie memang sudah memiliki tim hukum yang kuat. Namun di luar klub-klub papan atas, kemampuan administratif dan hukum masih relatif terbatas.
“Semakin banyak klub menggunakan jasa pengacara, tetapi di luar klub top Eredivisie pengetahuan itu cenderung berkurang,” tambahnya.
Ia juga menilai keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor yang membuat banyak klub tidak memiliki dukungan hukum yang memadai.
“Sebagian besar dana klub digunakan untuk tim di lapangan. Setiap euro yang dikeluarkan untuk konsultasi atau nasihat hukum berarti tidak bisa digunakan untuk kebutuhan tim,” jelas Olfers.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) juga telah mengeluarkan peringatan kepada klub-klub terkait kasus paspor ini. Meski penyelidikan mengenai status Dean James masih berlangsung, KNVB meminta klub untuk hanya memainkan pemain yang benar-benar memiliki status administrasi yang jelas.
Olfers menilai langkah tersebut sebagai keputusan yang wajar untuk mencegah potensi pelanggaran regulasi.
“KNVB pada dasarnya mengatakan bahwa pemain harus memiliki izin kerja untuk bisa bermain. Dalam regulasi mereka jelas disebutkan bahwa jika tidak, klub bisa terkena sanksi,” ujarnya.
Laporan media Belanda juga menyebut bahwa klub Go Ahead Eagles kini tidak lagi mengikutsertakan Dean James dalam sesi latihan untuk menghindari risiko pelanggaran aturan selama penyelidikan berlangsung.
Hingga kini masih belum jelas apakah pemain yang memiliki latar belakang kewarganegaraan Suriname, Cape Verde, maupun Indonesia akan diizinkan bermain pada akhir pekan ini. Klub-klub yang bersangkutan juga belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi tersebut.
Olfers memperkirakan KNVB kemungkinan akan bekerja sama dengan otoritas imigrasi Belanda untuk mencari solusi jangka panjang mengenai aturan izin kerja bagi pemain dari luar Uni Eropa.
“Federasi kemungkinan akan berdiskusi dengan pihak imigrasi mengenai apakah pemain non-Uni Eropa bisa mendapatkan izin kerja dengan cara yang lebih mudah di masa depan,” jelasnya.