news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Bak Bumi dan Langit, Begini Perbedaan Suporter Timnas Indonesia Melepas Kepergian Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong berbeda nasib saat harus meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:55 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong berbeda nasib saat harus meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia. STY diantar ratusan orang, sedangkan Patrick Kluivert justru penuh hujatan.

Kebersamaan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia resmi berakhir lebih cepat dari rencana awal. Mantan striker Barcelona itu hanya bertahan sembilan bulan di kursi pelatih kepala sebelum akhirnya PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama pada Kamis (16/10/2025).

Melalui keterangan resminya, PSSI mengumumkan bahwa pemutusan kontrak dilakukan atas kesepakatan bersama atau mutual termination.

“PSSI dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” bunyi pernyataan resmi PSSI.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Langkah tegas ini diambil setelah Kluivert gagal memenuhi target besar yang dibebankan kepadanya, yakni membawa skuad Garuda menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Padahal, saat pertama kali ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong, publik sempat menaruh harapan tinggi pada sentuhan tangan dingin pelatih asal Belanda tersebut. Namun, perjalanan Timnas Indonesia di bawah arahannya justru berujung kekecewaan besar.

Dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Sayangnya, performa skuad Garuda jauh dari ekspektasi. Jay Idzes dan rekan-rekannya harus menelan dua kekalahan beruntun — masing-masing 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.

Hasil buruk itu membuat Indonesia terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun poin. Situasi tersebut membuat kans tampil di Piala Dunia 2026 resmi tertutup.

Kegagalan ini diduga menjadi alasan utama PSSI memilih untuk menghentikan kerja sama dengan Kluivert lebih cepat, meski kontraknya sejatinya baru akan berakhir dua tahun lagi.

Namun, ada perbedaan mencolok saat kedua pelatih tersebut resmi meninggalkan Timnas Indonesia. Shin Tae-yong dilepas penuh haru, sementara Patrick Kluivert dihujat tanpa henti.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Jelang Kepulangan ke Korea Selatan
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Saat Shin Tae-yong akan kembali ke Korea Selatan usai dipecat, ratusan suporter mendatangi Bandara Soekarno-Hatta. Mereka ingin melepas kepergian STY bak seorang pahlawan.

“Indonesia akan selalu ada di hati saya. Saya berharap Timnas bisa terus berkembang dan mampu lolos ke Piala Dunia 2026,” ujar Shin Tae-yong di depan para suporter yang mendatangi Bandara Soekarno-Hatta.

Kepergian STY itu pun diiringi tangis para suporter. Bahkan, Shin Tae-yong sendiri tak kuasa menahan air mata karena mendapat perlakuan yang begitu istimewa.

Berbeda dengan Shin Tae-yong, momen perpisahan Patrick Kluivert justru berakhir buruk. Setelah resmi dipecat PSSI, hujatan terhadapnya di media sosial tidak berhenti.

Banyak yang menyalahkan eks bintang Barcelona itu karena gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia , padahal skuad Garuda sudah berjuang sejak babak pertama kualifikasi. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral