- Facebook - Ulsan HD
Resmi Menganggur, Shin Tae-yong Tetapkan Satu Syarat Khusus kepada PSSI Jika Ingin Membawanya kembali ke Timnas Indonesia Menggantikan Patrick Kluivert
Jakarta, tvOnenews.com - Shin Tae-yong menetapkan satu syarat untuk PSSI mengontraknya kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert usai kini resmi menganggur.
Klub raksasa K-League 1, Ulsan HD, resmi berpisah dengan pelatih Shin Tae-yong hanya dua bulan setelah penunjukan resminya. Keputusan mendadak itu sontak mengguncang publik sepak bola Asia, terutama di Indonesia.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram klub pada Kamis (9/10/2025), Ulsan mengonfirmasi pemutusan kerja sama dengan pelatih berusia 53 tahun tersebut.
“Pelatih Shin Tae-yong telah mengakhiri kontraknya dengan klub, bertanggung jawab atas kinerja buruk tim. Direktur muda Noh Sang-rae akan bertindak sebagai pelatih sementara menggantikan Pelatih Shin Tae-yong,” tulis pernyataan resmi Ulsan HD.
- Facebook - Ulsan HD
Pemecatan ini menandai akhir perjalanan singkat Shin Tae-yong di kursi kepelatihan Ulsan. Padahal, ketika diperkenalkan pada awal Agustus 2025, eks pelatih Timnas Indonesia itu sempat disambut penuh harapan oleh publik Korea Selatan. Namun, hasil yang tidak sesuai ekspektasi membuat manajemen klub mengambil langkah tegas.
Menariknya, kabar pemecatan Shin Tae-yong ini justru menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Para fans Timnas Indonesia langsung beramai-ramai menyerukan agar PSSI memanggil kembali pelatih yang pernah membawa Garuda menembus berbagai pencapaian bersejarah di level Asia tersebut.
Desakan itu muncul karena performa Timnas Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert sedang menurun drastis. Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dalam laga Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia membuat posisi Kluivert di kursi pelatih mulai digoyang.
Laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB itu sejatinya sempat berjalan menjanjikan bagi Garuda. Namun, performa yang inkonsisten membuat Indonesia harus pulang tanpa poin.
Kini, peluang Jay Idzes dan rekan-rekan untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 semakin tipis. Timnas Indonesia wajib menang besar atas Irak di laga terakhir untuk menjaga asa.