news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pratama Arhan.
Sumber :
  • Instagram/pratamaarhan8

Apesnya Nasib Pratama Arhan, Coach Justin Bongkar Penyebab Patrick Kluivert Ogah Masukkan Namanya ke Timnas Indonesia

Pratama Arhan disebut lagi apes usai Patrick Kluivert tak memanggilnya ke Timnas Indonesia, Coach Justin beber alasan persaingan ketat di posisi bek kiri.
Selasa, 23 September 2025 - 09:52 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kehidupan Pratama Arhan nampaknya sedang tidak beruntung, baik dalam kehidupan pribadi maupun kariernya di lapangan hijau.

Di tengah kabar perceraiannya dengan Azizah Salsha yang masih menjadi sorotan publik, karier Arhan di Timnas Indonesia juga mengalami ujian berat.

Nama bek kiri 22 tahun itu selalu tidak masuk dalam daftar pemain pilihan Patrick Kluivert untuk memperkuat skuad Garuda di laga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Keputusan mengejutkan ini membuat banyak pihak bertanya-tanya.

Pasalnya, Arhan dikenal punya kontribusi besar bagi Timnas Indonesia, mulai dari lemparan jauh khasnya hingga pengalamannya di berbagai turnamen internasional.

Namun, pengamat sepak bola Tanah Air, Coach Justin, justru menilai bahwa absennya Arhan bukan karena kualitasnya menurun.

Melainkan karena faktor persaingan ketat yang membuatnya berada dalam posisi yang serba salah.

“Pemain cadangan pun bukan berarti dia jelek, disitulah kalau gue bilang gue nggak tahu hebatnya Pastoor atau Kluivert ini kan satu tim mencoba posisi yang berbeda," kata Coach Justin, dilansir dari YouTube TriFellas.

"Kita cari pemain yang sudah siap. Ini masalah prioritas, lu perlu elemen lokal atau mau lolos Piala Dunia?” sambungnya.

Menurutnya, Patrick Kluivert lebih memilih pemain yang sudah matang dan punya menit bermain konsisten di level Eropa.

Hal ini terlihat dari masuknya nama Dean James, pemain yang saat ini membela Go Ahead Eagles di Eredivisie Belanda.

Dean hampir selalu jadi starter di klubnya, sehingga kondisi fisik dan mentalnya jelas lebih terjaga dibandingkan Arhan yang bermain di Bangkok United.

“Dean James itu starter main di League Europe di Go Ahead Eagles Liga Belanda, every week dia main loh. Terus lu mau ngalah sama Arhan yang main di FC Bangkok atau apalah itu di Thailand kan nggak make sense,” lanjut Coach Justin.

Selain Dean James, posisi bek kiri Timnas Indonesia juga makin sesak dengan hadirnya Calvin Verdonk yang kini memperkuat Lille di Ligue 1 Prancis.

Verdonk punya pengalaman dan kualitas yang membuatnya sulit disaingi.

Belum lagi ada Shayne Pattynama, yang meski bermain di Thailand, dianggap lebih matang dari Arhan.

Bahkan Justin Hubner pun bisa dimainkan di sektor kiri jika dibutuhkan.

Dengan persaingan ketat ini, wajar jika Kluivert akhirnya memilih pemain yang lebih siap secara kompetisi.

“Suenya Arhan bukan karena dia jelek, sama sekali nggak. Gue cukup kenal Arhan jadi gue sangat respect sama dia. Bukan masalah itu, masalahnya banyak pemain di sayap kiri, numpuk,” tegas Coach Justin.

Namun, pelatih asal Belanda itu tetap menekankan bahwa Arhan masih muda dan kariernya belum berakhir.

Dengan catatan, Arhan harus mencari cara agar bisa lebih konsisten tampil penuh di level klub.

Minimnya menit bermain di Bangkok United jelas menjadi faktor besar yang membuat dirinya sulit bersaing dengan pemain yang reguler bermain di Eropa.

Menariknya, Coach Justin juga menyebut nama Asnawi Mangkualam yang kini disebut harus kembali ke performa prima bila ingin rebut posisi di Timnas.

Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di skuad Garuda era Kluivert memang jauh lebih ketat, dan hanya mereka yang tampil konsisten yang akan masuk prioritas.

Apesnya nasib Pratama Arhan saat ini memang tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di luar lapangan.

Namun, publik sepak bola Indonesia masih berharap Arhan bisa bangkit, mengingat usianya yang masih sangat muda dan potensinya yang belum habis. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral