news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shin Tae-yong Resmi Gagal Jadi Pelatih Timnas China? Fabio Cannavaro Disebut Sudah Serahkan Berkas ke PSSI-nya China dan....
Sumber :
  • Antara / Instagram Erick Thohir

Shin Tae-yong Resmi Gagal Jadi Pelatih Timnas China? Fabio Cannavaro Disebut Sudah Serahkan Berkas ke PSSI-nya China dan...

Shin Tae-yong diabaikan, Fabio Cannavaro justru serius lamar kursi Pelatih Timnas China. CFA justru lebih tertarik pada Fabio Cannavaro, mantan kapten Timnas Italia
Senin, 30 Juni 2025 - 23:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Masa depan kursi pelatih Timnas China tengah menjadi sorotan usai kegagalan mereka menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Kekalahan memalukan 0-1 dari Timnas Indonesia yang diasuh Patrick Kluivert membuat Federasi Sepak Bola China (CFA) memecat pelatih Branko Ivankovic. 

Di tengah perburuan pelatih baru, nama Shin Tae-yong yang sempat mencuat ternyata diabaikan. 

Sebaliknya, mantan pelatih Timnas China,Fabio Cannavaro, justru tampil serius dan telah menyerahkan dokumen lamarannya secara resmi.

CFA saat ini menunjuk Dejan Djurjevic sebagai pelatih sementara hanya untuk ajang Piala Asia Timur 2025. 

Namun, kontraknya bersifat jangka pendek, hanya 10 hari, dan ia akan kembali ke tim U-20 setelah turnamen. 

Eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong batal jadi pelatih China?
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

 

Dalam situasi darurat ini, muncul berbagai spekulasi tentang siapa pelatih tetap yang akan memimpin skuad “Tim Naga”.

Salah satu nama yang sempat menjadi perhatian adalah Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang sukses mengangkat performa Timnas Indonesia. 

STY bahkan mengaku secara terbuka bersedia menangani Timnas China jika tawaran datang. Namun, seperti dilaporkan media China Sohu, tawaran itu tampaknya tidak ditanggapi serius oleh CFA. 

Mereka justru lebih tertarik pada Fabio Cannavaro, mantan kapten Timnas Italia yang sempat melatih China pada 2019 sebagai caretaker.

“Cannavaro datang ke Tiongkok untuk melatih, yang ia cari jelas bukan gaji, ia butuh kesempatan. Ia tidak punya banyak kesempatan di tim-tim utama Eropa. Melatih tim nasional Tiongkok adalah kesempatan baginya. Ia pasti tidak akan menyerah,” ujar jurnalis China, Xu Jiang, seperti dikutip dari Sohu.

Cannavaro tampak sangat antusias. Ia tidak hanya menyatakan minat secara lisan, tapi juga telah menyerahkan berkas rekomendasi pribadinya ke CFA, memperlihatkan keseriusannya untuk kembali menukangi tim nasional Tiongkok.

Erick Thohir bersama Legenda Sepak Bola Dunia asal Italia Fabio Cannavaro.
Sumber :
  • instagram erick thohir

 

Kekalahan dari Timnas Indonesia di kualifikasi lalu menjadi tamparan keras bagi sepak bola China. 

Kekalahan itu mengakhiri asa mereka untuk tampil di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sementara Indonesia justru lolos sebagai runner-up grup. 

Padahal, secara peringkat dan infrastruktur, China selama ini dianggap lebih unggul dari Indonesia.

Ketum PSSI Erick Thohir pun sempat menyinggung capaian ini sebagai tanda bahwa program jangka panjang PSSI mulai membuahkan hasil. 

Dalam berbagai kesempatan, Erick menekankan bahwa Indonesia harus konsisten dengan sistem yang sudah dibangun, termasuk penguatan pemain lokal, diaspora, hingga naturalisasi terencana.

Sementara itu, di tengah kekisruhan internal CFA, mereka dinilai terlalu berhati-hati dan konservatif dalam mencari pelatih baru. 

Ma Dexing, jurnalis senior China, mengatakan CFA kali ini sangat mempertimbangkan pelatih yang bisa membawa perubahan jangka panjang dan bukan solusi instan.

Sayangnya, meski Shin Tae-yong memiliki rekam jejak bagus di Asia, termasuk membawa Korea Selatan menaklukkan Jerman di Piala Dunia 2018 dan membawa Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi, ia tetap diabaikan. 

Timnas China
Sumber :
  • thecfa.cn

 

Hal ini bisa menjadi peluang yang hilang bagi China, karena STY terbukti mampu membangun fondasi tim dari usia muda hingga senior.

Sebaliknya, Cannavaro yang lebih dikenal sebagai legenda lapangan, justru belum punya catatan prestasi besar sebagai pelatih. 

Namun, menurut jurnalis Xu Jiang, Cannavaro unggul dalam manajemen pemain muda dan memiliki pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan regenerasi skuad Timnas China.

“Sebagai pelatih muda, konsep pelatihan Cannavaro dianggap bagus, meski kurang dalam aspek teknis di lapangan,” ungkap Xu Jiang.

CFA direncanakan akan mengumumkan pelatih tetap pada September 2025, dan jika Cannavaro terpilih, ia akan memulai tugas barunya menjelang persiapan turnamen internasional tahun depan. 

Situasi ini menunjukkan bahwa China sedang melakukan evaluasi besar-besaran, namun tetap mengabaikan opsi seperti Shin Tae-yong yang justru memiliki bukti nyata dalam memajukan tim Asia. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
16:50
02:22
01:18
07:14
01:15

Viral