- Instagram - Jordi Amat
Demi Panggilan Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Sampai Rela Tolak Dua Negara Papan Atas Eropa Ini: Saya Harus Akui...
tvOnenews.com - Punya kesempatan untuk membela dua negara papan atas Eropa, tapi pemain keturunan ini memilih setia untuk bersabar hingga tujuh tahun untuk berseragam Timnas Indonesia.
Bek kanan andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh menceritakan alasan mengapa lebih memilih untuk membela Timnas Indonesia, padahal punya peluang untuk pentas membela dua negara papan atas Eropa ini.
Bukan soal gengsi dan popularitas? lantas apa jawaban Sandy Walsh? simak scroll selengkapnya di bawah ini.
Meski saat ini banyak berdatangan bek di skuad Timnas Indonesia era Shin Tae-yong hingga terbaru kepelatihan Patrick Kluivert.
- tvOnenews.com/Julio Tri Saputra
Namun, Sandy Walsh tak pudar sinarnya, bahkan kini tengah bermain di Liga Jepang dengan membela Yokohama F Marinos.
Padahal untuk level tim nasional, Sandy Walsh punya pilihan beberapa untuk negara yang dibelanya.
Sandy Walsh merupakan pemain keturunan atau generasi pertama yang bersedia menerima tawaran PSSI untuk berseragam Timnas Indonesia.
Bahkan, Sandy Walsh sampai menanti tujuh tahun lamanya agar bisa membela Timnas Indonesia.
Tak sendiri, pemain keturunan Surabaya itu bersama Jordi Amat, Mees Hilgers dan Kevin Diks menjadi nama pemain keturunan yang diajukan sejak awal untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia
Sejatinya, Sandy Walsh sudah mulai didekati oleh PSSI sejak 2017 lalu, namun perpindahan federasinya yang memakan waktu hingga baru terwujud setelah lima tahun.
Bukan tanpa alasan PSSI berani menawarkan kewarganegaraan kepada Sandy Walsh. Pasalnya, sang pemain punya sederet pengalaman di tim junior Belanda.
Namun, Sandy Walsh tidak cukup beruntung ketika memasuki tim senior lantaran dirinya sama sekali belum berkesempatan main di skuad utama Belanda.
Setelah menjadi WNI, pelatih Shin Tae-yong selalu memercayai posisi sayap kanan Timnas Indonesia kepada Sandy Walsh dan kepercayaan itu ia bayar lunas.
Salah satunya ketika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi sekaligus menjaga asa untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Kini, Sandy Walsh bersama Timnas Indonesia akan memasuki babak baru. Dinahkodai pelatih Belanda Patrick Kluivert, cita-cita itu diharapkan bisa terealisasi.