- PSSI
Efek Kegagalan Indra Sjafri? Timnas Indonesia Absen dalam Turnamen Usia Muda Paling Bergengsi di Dunia
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia ternyata absen dalam turnamen usia muda non FIFA paling bergengsi di dunia.
Timnas Indonesia dipastikan tak berpartisipasi dalam turnamen Toulon yang kini berganti nama menjadi Maurice Revello di Prancis.
Turnamen edisi ke-51 ini akan diselenggarakan pada 3-15 Juni 2025 mendatang.
Sayangnya, Timnas Indonesia dipastikan tak berpartisipasi dalam ajang ini setelah Maurice Revello mengumumkan seluruh partisipan pada Selasa (13/5/2025) malam WIB.
Delapan tim negara yang akan berpartisipasi berasal dari Congo, Denmark, Prancis, Jepang, Mali, Meksiko, Panama dan Arab Saudi.
Maurice Rervello bahkan sudah membagikan bagan dimana delapan tim peserta akan dibagi dalam dua grup untuk menjalani fase grup.
Mengingat ini adalah turnamen non FIFA, maka turnamen akan diselesaikan dengan mencari posisi dari juara hingga tim berposisi ke-delapan.
Di Grup A berisi Prancis sebagai tuan rumah, Panama, Arab Saudi dan Mali.
Sementara di Grup B, berisi Meksiko, Congo, Denmark, dan Jepang.
Jepang menjadi salah satu langganan turnamen dengan menurunkan tim untuk delapan edisi secara beruntun.
Congo pun mencatatkan debut di turnamen ini untuk pertama kalinya.
Sedangkan Denmark dan Mali kembali meramaikan turnamen ini setelah penampilan terakhir mereka pada 2010 dan 2016 lalu.
Turnamen ini sangat bergengsi mengingat para pemain muda akan dipantau langsung oleh ratusan pencari bakat yang datang langsung ke turnamen tersebut.
Timnas Indonesia sebenarnya sudah beberapa kali tampil di ajang ini termasuk pada edisi terakhir 2024 lalu.
Saat itu, Timnas Indonesia U-20 yang dipimpin oleh Indra Sjafri tampil di Grup B.
Bukan hasil baik, Indra Sjafri gagal membuat anak asuhnya dilirik oleh para pencari bakat.
Mempersiapkan diri untuk menuju Piala Dunia U-20, Indra Sjafri bahkan memanggil beberapa pemain keturunan yang belum diproses naturalisasinya seperti Jens Raven, Xavi Wouldstra, Mauresmo Hinoke, Kaya Symons, Dion Markx, Sacha Deighton dan D'Leanu Arts.
Dari nama tersebut, hanya Jens Raven dan Dion Markx yang kini memiliki paspor Indonesia.
Total Timnas Indonesia kalah empat kali dari fase grup dengan kebobolan dua gol dan hanya mencatatkan satu gol dari pemain keturunan Mauresmo Hinoke.