news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tak mau kalah dengan Shin Tae-yong, Pelatih Filipina juga lakukan hal ini untuk hadapi Timnas Indonesia..
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / PSSI

Tak Mau Kalah dengan Shin Tae-yong, Pelatih Filipina juga Lakukan Hal Ini untuk Menghadapi Timnas Indonesia ...

Timnas Filipina berbenah dengan merombak skuadnya jelang melawan timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Selasa, 28 Mei 2024 - 14:17 WIB
Reporter:
Editor :

Shin Tae-yong diketahui memang memanfaatkan 10 pemain keturunan Eropa untuk mendongkrak prestasi Timnas Indonesia secara jangka pendek.

Bahkan timnas Indonesia bisa lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, kemudian terbaru melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024 hanya dengan 4 pemain naturalisasi di antaranya Ivar Jenner, Rafael Struick, Nathan Tjoe-A-On, dan Justin Hubner.

Melihat langkah yang diambil oleh Filipina, tampaknya Indonesia adalah contoh nyata keberhasilan kebijakan naturalisasi sepak bola Asia Tenggara yang masih rendah. 

Pemain diaspora yang awalnya tidak dikenal dari negara sepak bola maju Eropa seperti Belanda yang datang ke Asia Tenggara untuk bermain juga bisa menjadi 'pembeda' di tim.

Meski demikian, masalah muncul di kubu Filipina lantaran ada beberapa pemain keturunan yang menolak panggilan Tom Saintfiet ke Filipina untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tercatat Raphael Obermair, John-Patrick Strauß, hingga Geritt Holtmann secara terang-terangan menolak tawaran membela Filipina. 

Terkhusus untuk Raphael Obermair, ia sempat ditargetkan bakal dinaturalisasi oleh Filipina sejak Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023, namun tak kunjung memberi jawaban. 

Kini, ketika Filipina kembali menawarkan Raphael Obermair untuk bergabung, sikap pemain Liga Jerman itu tetap serupa yakni sama sekali tak memberi respons. 

Filipina akan bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (11/6/2024) untuk melakoni laga penutup grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sementara itu, menurut Soha.vn. Indonesia telah menerapkan rencana naturalisasi yang cerdas bagi pemain muda ras campuran dari latar belakang sepak bola maju. 

Arah itu menunjukkan kesuksesan dengan mengalahkan negaranya (Vietnam) sebanyak 3 kali di level timnas, serta menunjukkan performa impresif pada penampilan pertamanya di Final Asia U23 (2024).

Langkah serupa juga dilakukan Filipina dengan melakukan naturalisasi pemain muda asal Eropa dan Amerika. 

Jika Tom Saintfiet mampu menyatukan permainan pemain lokal dan naturalisasi dengan taktiknya, bukan tidak mungkin, Filipina benar-benar akan menjadi kekuatan yang membahayakan bagi timnas Indonesia.

Dengan demikian, tugas lolos fase grup tidak akan mudah bagi timnas Indonesia di Grup B, selain Vietnam, tim Garuda asuhan Shin Tae-yong juga berhadapan dengan Filipina. (han/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral