- Instagram/FCBayern
Kartu Merah Berujung Petaka! Luis Diaz Diskors 3 Laga, Bayern Gemetar Jelang Hadapi Arsenal
Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang sayap Bayern Munich Luis Diaz dipastikan absen dalam tiga pertandingan Liga Champions setelah dijatuhi sanksi larangan bermain oleh UEFA, menyusul kartu merah yang ia terima saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG).
Dalam keputusan disipliner terbaru yang dirilis di laman resmi UEFA, pelanggaran Diaz terhadap bek PSG Achraf Hakimi dikategorikan sebagai tindakan kasar serius.
Hukuman tersebut membuat Diaz harus menepi pada tiga laga fase liga berikutnya.
Diaz sebelumnya tampil gemilang dengan mencetak dwigol saat Bayern menang 2-1 atas PSG pada 4 November.
Namun, euforia tersebut ternodai ketika ia diusir wasit usai melakukan pelanggaran keras terhadap Hakimi.
Akibat insiden itu, Hakimi mengalami cedera ligamen pergelangan kaki dan belum bermain lagi hingga saat ini.
Dengan sanksi tiga pertandingan tersebut, Luis Diaz dipastikan absen saat Bayern melawat ke markas Arsenal pada 26 November mendatang.
Ia juga tidak bisa memperkuat Die Roten dalam dua laga kandang penting, yakni melawan Sporting CP pada 9 Desember dan menghadapi Royale Union Saint-Gilloise pada 21 Januari 2026.
Diaz baru akan bisa kembali merumput di ajang Liga Champions saat Bayern bertandang ke markas PSV Eindhoven dalam laga terakhir fase liga pada 28 Januari tahun depan.
Situasi ini menjadi pukulan bagi Bayern, mengingat peran penting Diaz dalam skema serangan tim asuhan Vincent Kompany.
Sebelumnya, pada Jumat, pelatih Bayern Vincent Kompany sempat memperkirakan bahwa hukuman yang diterima Diaz tidak akan terlalu berat.
Ia menduga sang pemain hanya akan absen satu pertandingan dan mengaku akan kecewa bila larangan bermain itu diperpanjang.
Fakta bahwa UEFA menjatuhkan skors tiga laga membuat ekspektasi Kompany meleset, sekaligus menambah pekerjaan rumah bagi sang pelatih untuk mengatur rotasi lini serang Bayern di kompetisi Eropa.
Meski kehilangan salah satu pemain kunci, Bayern Munich masih berada di posisi yang cukup menguntungkan pada fase awal Liga Champions.
Raksasa Jerman itu memuncaki klasemen dengan catatan empat kemenangan beruntun, unggul selisih gol atas Arsenal dan Inter Milan.