news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kiper Persija Jakarta Evgeny Khmaruk.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Bagaimana Kabar Evgeny Khmaruk? Eks Kiper Asing Milik Persija Jakarta yang Dilarang Main Seumur Hidup di Indonesia, Ternyata Sekarang…

Masih ingat Evgeny Khmaruk, eks kiper Persija yang pernah dilarang main seumur hidup di Indonesia? Begini kabar terbarunya yang jarang orang tahu…
Selasa, 18 November 2025 - 09:05 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Evgeny Khmaruk mungkin tak lagi terdengar di telinga banyak pecinta sepak bola Indonesia, namun bagi pendukung Persija Jakarta, sosok kiper bertubuh jangkung ini masih memiliki tempat tersendiri.

Datang pada musim Liga Indonesia 2007/2008 dengan reputasi mentereng dari Eropa, Khmaruk sempat menjadi idola baru karena gaya bermainnya yang penuh energi, sebelum akhirnya tersangkut kontroversi yang membuatnya dilarang tampil seumur hidup di Indonesia.

Datang dengan Reputasi Besar dari Eropa

Ketika Persija Jakarta mendatangkan Khmaruk, eks kiper Timnas Moldova ini hadir dengan catatan karier yang tidak main-main.

Ia pernah membela klub-klub Eropa termasuk CSKA Sofia, bahkan tampil di panggung Liga Champions dan menghadapi Liverpool pada babak kualifikasi. 

Prestasi itu pula yang membuat pelatih Persija saat itu, Sergei Dubrovin, kepincut memakai jasanya.

Perawakannya yang tinggi, mencapai 190 cm, ditambah refleks cepat membuatnya menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Persija.

Selama semusim, ia tampil konsisten dan membantu Macan Kemayoran melaju hingga babak delapan besar Liga Indonesia 2007/2008.

Insiden Kontroversial: Awal dari Akhir Perjalanan di Indonesia

Kiper Persija Jakarta Evgeny Khmaruk
Sumber :
  • YouTube

 

Sayangnya, musim impresif itu berubah menjadi cerita kelam akibat insiden kontroversial dengan striker Persik Kediri, Cristian Gonzales.

Pada laga babak delapan besar, Khmaruk marah setelah melihat Gonzales dianggap menendang rekannya, Abanda Herman, hingga kemudian mencetak gol yang tetap disahkan wasit.

Emosi Khmaruk meledak. Ia terlihat melepas sarung tangan, memprotes keras, bahkan sempat terlibat konfrontasi langsung dengan Gonzales.

Aksi ini berbuntut panjang, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain seumur hidup di kompetisi Indonesia dan merekomendasikan semua klub untuk tidak merekrutnya.

Keputusan itu langsung mengakhiri petualangannya bersama Persija.

Khmaruk memilih kembali ke Moldova dan melanjutkan kariernya di Eropa.

Kembali ke Eropa dan Memilih Pensiun

Sekembalinya dari Indonesia, Khmaruk melanjutkan perjalanan sepak bolanya dengan memperkuat Cherno More Varna di Bulgaria, lalu kembali ke negara asal melalui klub Nistru Otaci.

Ia sempat berkelana ke beberapa tim lain seperti FC Tighina dan Dinamo-Auto, sebelum akhirnya memutuskan gantung sarung tangan pada tahun 2014.

Meski begitu, dunia sepak bola rupanya belum benar-benar dilepaskannya.

Dua tahun setelah pensiun, Khmaruk kembali turun ke lapangan, kali ini di arena sepak bola mini bersama FC Interdnestrcom, klub yang cukup dikenal di Moldova.

Bersama tim tersebut, ia tampil di beberapa turnamen bergengsi.

Puncaknya, mereka berhasil lolos ke putaran final EMF Champions League 2016, menjuarai fase grup, dan melangkah ke babak 16 besar.

Ia pun kembali tampil di edisi 2018 dan terlibat dalam berbagai kompetisi, termasuk EURO Business Cup.

Meski tidak lagi berada di panggung sepak bola profesional, semangat kompetitif Khmaruk tetap hidup di lapangan yang lebih kecil.

Mengambil Jalan Hidup Baru di Luar Sepak Bola

Ketika tidak sedang bermain sepak bola mini, Khmaruk menjalani profesi lain.

Ia sempat bekerja sebagai petugas keamanan sebelum kemudian memilih pekerjaan kantor di Interdnestrcom, perusahaan yang juga menaungi tim sepak bola mininya.

Pekerjaan itu disebutnya memberi penghasilan lebih stabil dibandingkan karier sepak bola sebelumnya.

Informasi terbaru tentang Khmaruk memang tidak banyak. Namun beberapa unggahan di Instagram menunjukkan bahwa ia masih disorot publik, terutama oleh para penggemar sepak bola Indonesia yang merindukan sosok eksentriknya.

Akun @coytgram.id sempat membagikan video terbaru dirinya pada 15 Januari 2025, sementara @27__sport menyoroti kembali momen konfrontasinya dengan Cristian Gonzales pada 19 Januari 2025, momen panas yang menjadi salah satu insiden paling terkenal dalam sejarah Liga Indonesia.

Meski hanya semusim memakai seragam Persija, Khmaruk tetap menorehkan kesan mendalam.

Performa impresif, gaya bermain penuh determinasi, hingga karakternya yang meledak-ledak membuat Jakmania sulit melupakannya.

Bahkan pada 13 Juni 2020, Persija masih memberi ucapan selamat ulang tahun melalui akun resmi klub, sebuah bentuk penghargaan bagi mantan pemain yang sempat mengisi ruang penting dalam sejarah mereka.

Kini, Evgeny Khmaruk menjalani hidup lebih tenang di Moldova. (udn/tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:03
04:31
01:12
00:56
05:51
04:43

Viral