- X @kaikirdp
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan
Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengonfirmasi bahwa kasus kekerasan seksual ini bermula dari percakapan dalam grup chat internal mahasiswa. Percakapan tersebut berisi konten bernuansa seksual yang membahas mahasiswi lain, yang kemudian tersebar luas di media sosial.
“Telah terjadi tindakan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa FH UI sebagai pelakunya,” ujar Dimas dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, bentuk pelecehan seksual FH UI yang terjadi bersifat verbal dan digital. Meski belum ditemukan indikasi penyebaran foto korban, potensi temuan lain masih terbuka seiring proses investigasi yang terus berjalan.
Daftar 16 Mahasiswa FH UI yang Diduga Terlibat
Berikut daftar nama mahasiswa FH UI yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual:
-
Erian Khalis
-
Keona Ezra Pangestu
-
Mohammad Deyca Putratama
-
Reyhan Fayyaz Rizal
-
Muhammad Valenza Rabbani Putra Harisman
-
Munil Taufik
-
Priya Danuputranto Priambodo
-
Diputya Saka Wisesa
-
Muhammad Kevin Ardiansyah
-
Muhammad Ahsan Raikel Pharel
-
Muhammad Nasywan Azizullah
-
Simon Patrich Bungaran Pangaribuan
-
Anargya Hay Fausta Gitaya
-
Nadhil Zahran Fernandi
-
Rafi Muhammad
-
Rifat Bayuadji Susilo
Kemunculan nama-nama ini dalam forum terbuka sebelumnya sempat memicu gelombang emosi dari mahasiswa lain, yang menuntut keadilan dan sanksi tegas terhadap pelaku pelecehan seksual FH UI.
Tekanan Publik: Jangan Ada “Backing” dalam Kasus FH UI
Ramainya isu latar belakang keluarga pelaku membuat publik semakin kritis. Banyak pihak menyoroti potensi adanya “backing” dari aparat atau pejabat kampus yang bisa memengaruhi jalannya proses hukum maupun sanksi akademik.
Kasus ini pun tidak hanya menjadi isu pelecehan seksual semata, tetapi berkembang menjadi isu integritas institusi, termasuk bagaimana FH UI dan Universitas Indonesia menjaga independensi dalam menangani kasus sensitif seperti ini.
Istilah “polisi seksual” bahkan ramai diperbincangkan di media sosial, merujuk pada dugaan keterlibatan anak aparat dalam kasus ini.
Sikap Kampus dan Proses Investigasi
Pihak Universitas Indonesia melalui Direktur Humas, Erwin Agustian Panigoro, menegaskan bahwa kampus telah merespons serius kasus pelecehan seksual FH UI. Saat ini, proses penelusuran dan verifikasi sedang dilakukan secara menyeluruh.