news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polda Metro Jaya menunjukkan tampang terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Menohok, Komisi III DPR RI Minta Polri Tak Tutupi Fakta Kasus Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Ketua Komisi III, Habiburokhman memerintahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi III, Habiburokhman memerintahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Habiburokhman meminta agar pihak kepolisian dapat mengungkap secara jelas mengenai fakta-fakta yang ada.

“Pesan kami selaku pengawas, Polri ya teman-teman penyidik jalankan saja tugas sebagaimana mestinya, ungkap saja peristiwa nya, fakta-fakta apakah ada orang sipil atau tidak, nanti kan akan ketemu dalam proses penyidikan,” jelas Habiburokhman, di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, Habiburokhman memerintahkan kepada penyidik untuk melaksanakan tugas dengan benar. Termasuk mengungkap pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini.

“Jadi jangan ditutup dulu kemungkinan (pelaku) nya, oh ini apa namanya, sipil semua, oh ini TNI semua. Jangan ditutup sekarang ya kan, laksanakaan saja tugas penyidikan,” ucap Habiburokhman.

Habiburokhman menerangkan penyidikan itu mengungkap peristiwanya secara jelas, penyidikan juga mengungkap siapa berperan sebagai apa. 

“Intinya sebagaimana keputusan rapat khusus Komisi III sebelumnya, siapapun yang terlibat baik memerintahkan, merencanakan, melaksanakan, membantu pelaksanaan itu harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Kalau teknisnya nanti ada di atur di KUHAP baru Pasal 170 ada ketentuannya secara teknis. Acuannya Pasal 170 KUHAP baru,” ujar Habiburokhman.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mengidentifikasi dua pelaku yang memiliki peran sebagai eksekutor dalam insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

“Para terduga pelaku ini kami analisis dengan Satu Data Polri, saat ini kami menduga dan dapat kami informasikan bahwa dua orang yang tadi kami tunjukkan tersebut satu inisial BHC, dua inisial MAK,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut Iman mengungkapkan hal ini dibuktikan melalui rekaman CCTV yang telah dianalisis dan menangkap aktivitas dua pelaku.

Diketahui bahwa terduga pelaku yang membawa motor menggunakan kemeja batik motif biru dan kaos bagian dalamnya berwarna merah.

“Pasca kejadian, pelaku sudah menggunakan kaos bagian dalamnya karena kaos bagian luarnya diduga terkena cairan tersebut dan dilepas oleh si pelaku beserta helmnya juga dan helmnya juga sudah ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara dan saat ini sedang dilakukan uji laboratoris,” ujar Iman.

Kemudian Iman menegaskan bahwa kedua pelaku yang teridentifikasi wajahnya ini merupakan asli hasil analisis. Tidak ada perubahan maupun hasil dari Artificial Intelligence.

“Ini hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh. Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian ini sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil Artificial Intelligence,” jelas Iman.(ars/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:47
06:03
01:21
01:11
01:18
01:06

Viral