news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret serpihan kaca yang berserak di rumah Ahmad Sahroni seusai dijarah pada Agustus silam..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Malam Jahanam di Kebon Bawang

Kondisi rumah Ahmad Sahroni belum banyak berubah sejak dihancurkan massa yang marah pada kerusuhan akhir Agustus silam. Tak ada yang boleh masuk, kecuali segelintir orang yang diizinkan.
Senin, 3 November 2025 - 15:35 WIB
Reporter:
Editor :

 Kebanyakan warga setempat mengaku tidak tahu menahu, dari mana gerombolan itu datang. Mereka berduyun-duyun dari berbagai arah, berteriak, mencaci, dan melempar batu, dan berusaha merobohkan pagar rumah mewah Sang Crazy Rich Tanjung Priok.

“Kami nggak paham mereka dari mana, kami cuma bisa menahan agar jangan sampai membakar. Karena ini perkampungan padat, mohon jangan dibakar, nanti semua warga kena,” kata seorang warga yang mengingat lagi kejadian waktu itu.

Gang di perkampungan padat penduduk tempat Sahroni dan keluarganya bermukim, seketika berubah menjadi medan ketegangan. Delapan orang termasuk Sahroni sendiri terperangkap di dalam rumah elit lantai empat yang siap menjadi sasaran penghancuran. Mereka semua memang selamat, tetapi nyaris saja menjadi korban kebengisan massa.

Seorang saksi, Imamuddin (46) yang berada di dalam rumah saat insiden itu terjadi, dengan napas terputus-putus menceritakan detik-detik mencekam, seolah trauma masih melekat di benaknya ketika menuturkan setiap detail kejadian.

“Batu? Tidak ada batu-batu sebesar itu di sekitar sini, tapi tiba-tiba hujan batu dan petasan air mancur. Kedatangan mereka seolah-olah seperti sudah direncanakan dan diatur,” tutur Imam yang juga Anggota Ahmad Sahroni Center mengenang kejadian miris itu.

Kondisi di dalam rumah Politikus Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, setelah penjarahan yang terjadi pada 30 Agustus 2025, di Jalan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (18/10/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Antara Hidup atau Mati Diamuk Massa

Kala itu, Imam dan Istrinya bernama Dini (46) dan seorang rekan bernama Tabrani (46) memang berada di kediaman Sahroni. Bersama dua orang rekan lagi yang tak disebut namanya, mereka sedang melakukan rapat di ruang makan untuk membahas rencana pemberangkatan umrah gratis untuk sejumlah orang pada hari Senin nantinya.

Istri dan anak Sahroni memang sudah diungsikan ke tempat lain. Mereka tidak ada di sana lantaran isu mengenai ketegangan dan provokasi untuk menyerang rumah Anggota DPR sudah berhembus sejak tanggal 25 Agustus. Meski tak tahu kapan malapetaka itu datang, Sahroni tampaknya sadar bahwa ia harus mengamankan keluarga tercintanya guna berjaga-jaga. Hanya ada beberapa pengawal berbadan tegap yang berjaga di depan. Di dalamnya ada beberapa teman yang menemani dan dua orang pembantu.

Berita Terkait

1
2
3 4 5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral