- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Puan Tolak Relokasi Warga Gaza, BKSAP DPR: Tidak Bertolak Belakang dengan Rencana Prabowo
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera merespons pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani yang menolak relokasi warga Gaza, Palestina.
Menurut Mardani, pernyataan Puan tidak bertolak belakang dengan rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang berencana mengevakuasi warga Gaza ke Indonesia.
“Sebetulnya tidak bertolak belakang. Mbak Puan relokasi masyarakat ditolak, yang diusulkan Presiden Prabowo adalah merawat mereka yang luka,” tegas Mardani di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (15/5).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, sampai sekarang ini sudah lebih dari 50 ribu yang meninggal dunia. Sementara, 200 ribu lebih warga luka-luka.
“Itu di rumah sakit sekecil, rumah sakit kecamatan itu, lebih dari seribu yang operasi setiap hari. Nah, itu banyak yang tidak tertangani, yang tidak tertangani itu yang oleh Presiden Prabowo akan diurus,” tuturnya.
“Jadi tidak bertentangan pernyataan Mbak Puan dengan pernyataan Pak Prabowo, justru saling melengkapi,” sambung Mardani.
Diketahui, pernyataan Puan itu disampaikan pada pembukaan konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19 atau Persatuan Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Presiden RI, Prabowo Subianto beserta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam acara tersebut.
Puan menegaskan menolak rencana relokasi warga Palestina dari daerah Gaza. Alasannya karena Gaza adalah milik warga Palestina.
“Kita harus menolak gagasan merelokasi rakyat Palestina dari wilayah Gaza. Gaza adalah milik rakyat Palestina,” tegas Puan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (14/5).
Menurut dia, seluruh pihak harus dapat membantu dengan berbagai cara dan pengaruh yang dimiliki untuk mengakhiri situasi perang di Gaza.
“Gaza harus dibangun kembali tidak hanya dengan gedung dan tembok, namun juga dengan harga diri, keadilan, dan harapan,” tandas dia. (saa/dpi)