news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jokowi saat ditemui di Solo, Rabu (16/4/2025).
Sumber :
  • Aris Wasita-Antara

UGM Sudah Jalin Komunikasi dengan Polisi terkait Isu Ijazah Jokowi yang Dituding Palsu oleh Sejumlah Pihak

UGM menyebut pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan polisi terkait isu ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi yang dituding palsu oleh sejumlah pihak.
Kamis, 24 April 2025 - 10:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan polisi terkait isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang dituding palsu oleh sejumlah pihak.

Sekretaris UGM Andi Sandi Antonius mengatakan komunikasi UGM dengan polisi terjalin sejak pekan lalu meskipun belum memerinci seperti apa bentuk komunikasi dan pemeriksaan oleh aparat.

"Sudah ada kontak dengan teman-teman dari Polri, sudah ada. Masih terkait yang tadi (kasus tudingan ijazah palsu). Detailnya nanti teman-teman Polri yang menyampaikan," kata dia saat ditemui di UGM, Rabu (23/4/2025). 

Andi menegaskan UGM siap mendukung proses hukum.

UGM juga, kata dia, akan memberikan data yang dibutuhkan apabila diminta secara resmi aparat penegak hukum termasuk pengadilan.

"UGM dengan tegas kalau ada permintaan resmi dari aparat penegak hukum akan siap untuk memberikan dan bersaksi termasuk pengadilan. Kalau nanti memerintahkan untuk bersaksi, kami akan siap bersaksi dengan data dan fakta yang kami miliki," ujarnya. 

Pihaknya mengaku sudah mulai menyiapkan data sejak komunikasi dengan kepolisian berlangsung pekan lalu.

"Prinsipnya kami mendukung proses itu dan menyiapkan data-data untuk keperluan penyelidikan yang mereka sampaikan," ucap dia. 

Sebelumnya, Jokowi mengatakan dirinya akan mempertimbangkan untuk membawa persoalan ijazah kuliahnya yang dipermasalahkan sejumlah pihak ke ranah hukum.

"Saya mempertimbangkan karena ini sudah jadi fitnah di mana-mana," kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/4/2025) lalu. 

Jokowi mengatakan polemik tersebut juga termasuk pencemaran nama baik sehingga pihaknya mempertimbangkan untuk melaporkan hal tersebut kepada aparat hukum.

Jokowi menyampaikan pernyataan tersebut menyusul munculnya keinginan sejumlah pihak, salah satunya Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), yang meminta Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya yang diterbitkan UGM. (ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral