- Istimewa
H+6 Lebaran, Penumpang di Stasiun Bogor Membludak
Jakarta, tvOnenews.com - Stasiun Bogor diserbu penumpang pada H+6 Lebaran 2025 atau Minggu (6/4/2025).
Pantauan tvOnenews.com, kepadatan penumpang tidak hanya terlihat pada saat kedatangan, tetapi juga nampak pada pemberangkatan menuju Manggarai maupun Jakarta Kota.
Terlihat kerumunan penumpang terjadi pada saat menuju pintu keluar jalan mayor oking. Penumpukan ini lantaran adanya penutupan akses keluar-masuk melalui pintu Alun-alun Kota Bogor.
“Pintu Alun-alun ditutup untuk sementara,” ucap petugas Stasiun dengan pengeras suara.
Beberapa dari penumpang ini terlihat duduk-duduk santai di lantai, nampak pula para orang tua memegang erat anak-anaknya agar tidak tertinggal.
Para penumpang rela berdesak-desakan hanya karena ingin mengabiskan waktu bersama keluarga untuk berlibur di Kota Hujan.
Seperti yang dilakukan Indra salah seorang warga Depok yang mengaku ingin memanfaatkan waktu libur Lebaran bermain di Bogor.
Pria berusia 42 tahun ini menyebut telah mengunjungi kawasan kuliner di Jalan Suryakencana.
Sebelumnya ia pun sempat melihat sejumlah makanan viral di Bogor melalui media sosial TikTok.
“Tadi main ke Suryakencana, karena yang saya tahu dari TikTok banyak jajanan disana kan, jadi saya sama istri sama anak main ke Suryakencana,” katanya.
Indra mengaku telah mencicipi jajanan viral hingga makanan Khas Bogor saat mengunjungi Suryakencana.
“Nyobain cungkring, karena sempet ramai juga di TikTok, terus soto kuning, lumpia basah, sama beberapa makanan sih, pokoknya enak semua makanannya,” ujarnya.
Diketahui, hari ini merupakan masa libur Lebaran 2025. Pihak KAI Commuter sendiri mencatat adanya peningkatan jumlah pengguna KRL.
Berdasarkan data pada H+3 Lebaran atau Jumat (3/4) kemarin, Stasiun Bogor menjadi stasiun terpadat. Dimana 1,4 juta melakukan pergerakan di sini.
“Stasiun Bogor pada H+3 Lebaran menjadi Stasiun teramai, jumlah pengguna yang turun mencapai 710 ribu sedangkan yang berangkat mencapai 754 ribu orang,” ucap VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus dalam keterangannya.
Sementara itu Stasiun Tanah Abang menjadi Stasiun transit paling sibuk dengan pergerakan 1,3 juta orang. (aha/raa)