- tvOnenews.com/Dean Pahrevi
Menteri ATR/BPN Bakal Tertibkan Tata Ruang Di Wilayah Jabodetabek-Punjur Buntut Bencana Banjir
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPB), Nusron Wahid akan menertibkan persoalan tata ruang kawasan Jabodetabek-Puncak Cianjur (Punjur).
Hal itu buntut dari bencana banjir yang menerjang wilayah Jakarta, Bogor, dan Bekasi beberapa waktu lalu.
Selain itu, penertiban dan evaluasi tata ruang itu merupakan permintaan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menindak penyalahgunaan lahan di Bogor.
“Kami akan mengecek dan menertibkan isu tata ruang di kawasan Jabodetabek-Punjur, karena ini merupakan satu ekosistem yang tidak bisa dipisah-pisah,” kata Nusron, Sabtu (8/3).
Nusron menerangkan, bahwa ekosistem tata ruang di wilayah Jabodetabek-Punjur sangat terkait satu sama lain, termasuk jika adanya permasalahan di Bogor atau hulu maka akan berdampak terhadap wilayah Jakarta.
“Kejadian di Bogor bisa berdampak pada banjir di Jakarta, begitu juga permasalahan sampah di Jakarta bisa berpengaruh ke Bekasi,” ucapnya.
Oleh sebab itu, terkait dengan hal ini, Kementerian ATR/BPN akan segera menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta, Jawa Barat dan Kepala Daerah, Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Bekasi.
Sebelumnya, AHY meminta Kementerian ATR/BPN untuk mengecek tata ruang yang ada di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
AHY menegaskan, harus mengambil langkah yang tegas jika ada permasalahan di wilayah hulu agar kejadian banjir tidak kembali terjadi khususnya di wilayah Jabodetabek.
“Kita bedah bersama-sama, bicara Bogor misalnya, bicara Puncak misalnya coba dicek dan kita harus mengambil langkah-langkah yang tegas karena kalau tidak ini (banjir) akan berulang,” katanya, Kamis (6/3). (aha/dpi)