news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Robohnya Kerajaan Judi Oline, Apa sekadar Mimpi Belaka? Ini Deretan Fakta Dampak Mengerikan Judol.
Sumber :
  • istimewa

Merobohkan Kerajaan Judi Online, Apa sekadar Gincu? Berikut Deretan Fakta Dampak Mengerikan Judol

Maraknya judi online tak hanya di perkotaan, melainkan sudah memasuki ruang lingkup desa. Lebih mengerikannya lagi, dampak Judol menyasar anak-anak 10 tahun.
Minggu, 21 Juli 2024 - 00:19 WIB
Reporter:
Editor :

Hal tersebut harus dilakukan agar kinerja satgas dalam memberantas judi online dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan.

"Pemerintah sudah membentuk Satgas Pemberantasan Judol, terus siapa yang memonitor? Lintas kementerian, Kemenkumham, apakah polisi ada atau tidak? apakah sudah kerja sama dengan cyber police?" bebernya seperti yang dikutip Antara pada Sabtu (20/7/2024).

Menurut Nadia, hadirnya satgas judi online hanya menyelesaikan permasalahan dari sisi penegakan hukum dan pencegahan di lapangan.

Satgas tersebut pun bisa bertindak leluasa karena berlandaskan keputusan presiden yang belakangan baru saja diterbitkan Presiden Joko Widodo.

Namun demikian, dia menilai pemerintah belum memberikan dasar hukum untuk melakukan pengawasan terhadap judi online. Dengan tidak adanya dasar hukum pengawasan, satgas tersebut berpotensi tidak mendapatkan pengawasan yang ketat dalam bekerja.

Karenanya, dia berharap pemerintah membentuk regulasi khusus pengawasan satgas judi online agar satgas tersebut tidak digunakan untuk hal-hal yang menyimpang dari hukum.

Sementara,  Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Bagus Riyono, menyebut dinamika dalam permainan judi online (judol) mirip dengan pinjaman online (pinjol). 

"Namanya judi online dan pinjaman online harus dilarang. Karena (judol dan pinjol) punya dinamika yang mirip. Seseorang akan mendapatkan uang yang gampang dan seolah-olah nyicilnya gampang namun kenyataannya tidak seperti itu," katanya kepada awak media, Kamis (27/6/2024).

Bahkan dia menilai dampak dari judi online sangat masif. Terlebih permainan ini bisa diakses oleh semua orang serta tidak perlu usaha banyak datang ke suatu tempat untuk mendaftar.

Selain itu, dasar perilaku dari permainan judi bukan sesuatu yang unik. Adapun bila terdapat keunikan, karena ada permainan uangnya. 

Bagus mengibaratkannya seperti orang hidup yang selalu menghadapi ketidakpastian. Bedanya, permainan judi dikapitalisasi atau dikomersialisasi. 

Apalagi adanya hormon dopamin di dalam tubuh seseorang menyebabkan permainan judi merupakan permainan yang mengasyikkan karena harap-harap cemas. 

Sebab, penjudi akan membayangkan bahwa nantinya yang bersangkutan akan menang.

"Gak ada orang judi tidak punya ambisi untuk menang. Ambisi untuk menang inilah yang dimanipulasi oleh bandar judi," ucap Bagus.

Berita Terkait

1 2 3 4
5
6 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
04:54
01:29
01:03
01:32
08:21

Viral