- Instagram @fakta.jakarta
Viral Video Dua Penumpang KRL Baku Hantam Dalam Kereta pada Momen Lebaran, Kondisi Penuh Sesak, Orang Berteriakan
Jakarta, tvOnenews.com - Viral video penumpang Kereta Listrik (KRL) saling baku hantam di dalam kereta pada momen lebaran H+1 Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah atau Kamis (11/4).
Berdasarkan video viral yang beredar di media sosial, tampak kondisi dalam kereta penuh sesak penumpang. Peristiwa itu terjadi saat kondisi naik turun penumpang.
Penumpang tampak bersorak berteriak berebut ingin naik dan turun dari kereta.
"Turun, pak, turun dulu, pak," teriak salah satu penumpang.
Dalam video kemudian terlihat seorang pria bertopi hitam yang hendak turun dari kereta bersitegang dengan salah satu penumpang lainnya.
Pria itu awalnya menarik kerah baju pria berkaca mata. Lalu, saat pria bertopi hitam hendak turun, pria berkacamata memukul tubuh pria bertopi hitam.
Sontak, pria bertopi hitam tampak kesal dan membalas dengan melayangkan pukulan beberapa kali kepada pria berkaca mata. Peristiwa itu membuat suasana di dalam kereta bertambah berisik dan timbul kepanikan.
Seusai insiden baku hantam antar penumpang, seorang sekuriti lalu masuk ke dalam kereta dan melerai pertengkaran tersebut. Pria bertopi hitam lalu keluar dari kereta.
Berdasarkan informasi dalam video, peristiwa itu terjadi dalam KRL relasi Cikarang-Angke sekitar pukul 10.45 WIB.
"Kronologi: semua ribut saat KRL dengan relasi CIKARANG-ANGKE masuk di Stasiun Manggarai, lalu para penumpang yang dari luar tidak mendahulukan para penumpang yang ingin keluar dari kereta, kondisi penumpang sangat ramai berdesakan sehingga timbullah konflik, saling bersorak dan baku hantam," bunyi komentar dalam video tersebut.
Sementara itu, Manager External Relations and Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan sangat menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Apalagi insiden itu terjadi pada momen lebaran yang sejatinya tiap orang saling memaafkan.
Leza mengimbau kepada seluruh pengguna KRL agar selalu mendahulukan penumpang yang hendak turun sebelum naik ke kereta.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna untuk mendahulukan pengguna yang akan turun dari dalam kereta, tidak memaksakan masuk apabila kondisi kereta sudah penuh. Tetap menjaga keselamatan dalam perjalanan menggunakan Commuter line," kata Leza kepada tvOnenews.com, Sabtu (13/4). (dpi)