news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cuitan Pedas SBY.
Sumber :
  • tim tvOne

Cuitan Pedas SBY: Pilpres Idonesia-AS Pengaruhi Keamanan Asia

Baru-baru ini SBY menuliskan cuitan menohok soal Pilpres 2024 di media sosial x miliknya. Bahkan dia menyinggung soal keamanan di Asia dampak dari pilpres 2024
Minggu, 7 Januari 2024 - 13:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com - Presiden Ri keenam, Susilo Bambang Yudhoyono yang akrab disapa SBY menulis cuitan pedas soal Pilpres di Indonesia dan Amerikas Serikat (AS) di akun media sosial X pribadinya, pada Minggu (7/1/2023). 

SBY menilai Pilpres di tiga (3) negara sepanjang 2024 memengaruhi geopolitik dan keamanan di kawasan Asia, salah satunya adalah Pilpres Indonesia.

Sebab, Indonesia kerap dipandang sebagai regional power dan global player.

"Jika presiden Indonesia mendatang sungguh memahami pentingnya menjaga stabilitas kawasan Asia (baik Asia Timur maupun Asia Tenggara), maka yang bersangkutan akan bisa memainkan politik luar negeri dan diplomasi yang cerdas," cuit SBY di media sosial X miliknya.

Tak hanya itu saja, SBY katakan, konflik di Asia Timur, khususnya Asia Tenggara dapat dicarikan solusi damai sehingga terhindar dari malapetaka di kawasan Asia dan dunia.

Tak hanya Indonesia, Pilpres Taiwan pada Januari 2024 dan Amerika pada November 2024 juga dinilai bisa memengaruhi geopolitik Asia.

"Geopolitik dan keamanan kawasan yang saya maksud adalah ketegangan yang tinggi antara Tiongkok dengan Taiwan (saya gunakan istilah Taiwan agar secara internasional mudah dipahami), meskipun saya mengerti bahwa bagi Tiongkok permasalahan Taiwan adalah isu dalam negeri," tulis SBY.

"Juga ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang berkaitan dengan hubungan Tiongkok - Taiwan yang memanas tahun-tahun terakhir ini," sambungnya mengungkapkan dengan tulis.

Bahkan, ayah dari AHY itu menilai jika pemimpin Taiwan yang baru adalah sosok yang sangat antiTiongkok, ketegangan Tiongkok dan Taiwan akan meningkat.

Apabila presiden AS terpilih juga sosok yang antiunifikasi Tiongkok-Taiwan, SBY menilai kawasan Asia Timur bakal rentan 'ledakan' dan memicu guncangan geopolitik dan keamanan di kawasan Asia.

"Sebaliknya jika baik Presiden Amerika Serikat dan Presiden Taiwan yang baru nanti lebih bergaris moderat dan bersedia untuk memasuki wilayah "take and give", kekhawatiran dunia terhadap terbukanya konflik militer terbuka di kawasan Asia Timur bisa berkurang," pungkas SBY. (aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral