- ANTARA
Amerika Serikat Tuduh Hamas Gunakan Rumah Sakit di Gaza Jadi Pusat Komando
Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa mengatakan cara terbaik memastikan keamanan pasien dan juga warga sipil yang mengungsi di RS Al-Shifa bukan dengan evakuasi yang beresiko melainkan "menghentikan pertempuran sekarang."
Menjawab pertanyaan Anadolu pada konferensi PBB di Jenewa, juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan permusuhan harus berhenti demi menyelamatkan nyawa, bukan menghilangkan nyawa."
Harris menekankan bahwa setiap orang di RS berada dalam situasi yang sangat, sangat mengerikan, seraya menambahkan bawa RS tidak hanya menaungi 700 pasien tapi juga 400 staf kesehatan dan sekitar tiga ribu pengungsi.
Dia juga menambahkan bahwa RS melaporkan 20 pasien meninggal dalam 48 jam terakhir.
Israel mulai melakukan serangan ke Gaza setelah serangan mendadak lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober dimana sebanyak 1.200 orang tewas dan 200 lainnya dibawa ke Gaza sebagai sandera. Israel kemudian pada Jumat merevisi korban jiwa menjadi 1.400. (ant)