- Tangkaan layar Youtube tvOnenews
Alumni Ponpes Al Zaytun Buka Suara Terkait Tuduhan Kaderisasi NII: Itu Salah Besar!
Bahkan Iksan juga mengatakan kalau berbagai video yang viral di media sosial terkait cara beribadah yang dilakukan di dalam Ponpes Al Zaytun yang dianggap menyimoang itu tidaklah benar.
Iksan mengatakan kalau selama dirinya menjadi santri tidak pernah ada improvisasi beribadah yang dilakukan seperti pada video-video yang viral di media sosial.
"Selama kami 6 tahun di sana itu normal, ga ada improvisasi dalam ibadah. sama sekali ga ada praktik praktik ibadah yang seperti itu" terang Iksan.
"Jadi Al Zaytun itu kalo dikaitkan dengan NII itu Ada tapi bukan di santrinya. Kalau ditanya NII nya itu apa? bukan sistemnya itu ga ada, pendidikan bukan, rekrutmen pun tidak ada. Kalo orang cari kesana mau cari NII juga ga akan ketemu walaupun ada indikasinya. Indikasinya tuh sebenarnya mereka melihat cuma mereka gasadar aja." tutupnya.
Terkait hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu dan juga Jawa Barat pun turun tangan terkait dengan kontroversi-kontroversi yang terjadi di dalam Ponpes Al-Zaytun.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu dan juga Jawa Barat, mengatakan kalau pihak MUI tidak mengetahui cara beribadah yang dilakukan di Ponpes Al-Zaytun yang banyak menuai kontroversi.
Hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak Ponpes Al-Zaytun terkait dengan berbagai peristiwa beribadah yang menuai kontroversi tersebut sampai dengan tuduhan terkait dengan rekrutmen NII di dalam Ponpes Al Zaytun.
(akg)