Viral dalam video di media sosial seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas PUPR Kota Palembang menjadi korban penganiayaan saat rapat di komisi lll DP
Dituduh maling, M (12) dianiaya oleh tetangganya sendiri hingga alami luka-luka serta trauma berat. Akibat kejadian tersebut, ibu korban, Rumtika (43) membuat
Sebuah pesta pernikahan gagal usai calon pengantin pria dibacok dan ditodong pistol saat turun dari mobil begitu sampai di rumah mempelai pengantin wanita.
Viral di media sosial satu unit kapal jukung yang mengankut barang-barang dagangan manisan dan BBM, mendadak terbakar di aliran Sungai Musi Palembang, Jumat (9/
Sempat viral di media sosial soal dokter bernama dr. Iftitah yang bertugas di Puskemas 23 Ilir Palembang, menuduh Hermanto (50) pegawai toko pempek di Palembang
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) dr Syarif Hasan buka suara soal video viral penganiayaan dokter koas di Palembang. Begini kata Unsri.
Tengah viral dibicarakan di media sosial X sebuah potongan video yang menunjukkan jika Chief Dokter Koas dipukuli oleh seseorang yang diduga supir juniornya.
Viral di media sosial sebuah video menunjukkan bocah kelas 4 SD yang menolak memakan makan siang gratis. Ternyata alasannya bikin terharu, karena teringat ibu..
Viral di media sosial seorang emak-emak berbadan gempal mengamankan hamburan uang di tengah jalan di kawasan pinggiran Jembatan Ampera Kelurahan 7 Ulu Palembang
Elin Tri Utami selaku orang tua dari Muhamad Elgio Pratama mengatakan, bahwa anaknya menderita penyakit langka yaitu Hipospadia atau penyakit kelainan organ vital.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.