AVC mengumumkan tim negara peserta yang lolos kualifikasi AVC Cup pada Senin (2/2/2026). Baik tim putra dan putri, Timnas Voli Indonesia berhasil mengawinkan tim di kompetisi paling bergengsi di Asia ini.Â
Catherin McEntee ramai diperbincangkan karena dikabarkan menjalin hubungan spesial dengan setter Timnas voli Indonesia, Alfin Daniel Pratama. SEA Games 2025
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, secara terbuka menyampaikan bahwa pergantian pelatih merupakan hasil evaluasi menyeluruh pasca-SEA Games 2025. Keputusan
Timnas Voli Putra Indonesia memastikan satu tempat di partai puncak SEA Games 2025 setelah menampilkan kebangkitan luar biasa di babak semifinal. Lolos ke final
Dari 80 medali emas yang menjadi target bagi Tim Indonesia di SEA Games 2025, Skuad Garuda telah memiliki 72 medali emas. Selain itu, Tim Indonesia pun mencatatkan 85 medali perak dan 94 medali perunggu.Â
Absennya Farhan Halim dari skuad Jeff Jiang Jie di timnas voli putra Indonesia membuat para bintang muda ini punya peluang untuk bersinar di SEA Games 2025.
Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) melepas Timnas Voli Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan atau TC ke China, sebagai persiapan jelang tampil di SEA Games 2025.
Update pemain Timnas Voli Putra Indonesia di SEA Games 2025, di mana ada perubahan usai Farhan Halim hingga Dio Zulfikri dicoret dan Rivan Nurmulki tetap jadi ujung tombak.
Farhan Halim, Outside Hitter Timnas Voli Putra Indonesia sudah mendapat pujian berkelas dari media Jepang. Padahal, ia belum debut untuk VC Nagano Tridents.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.