News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Spiker Timnas Voli Putra Indonesia yang Diprediksi akan Bersinar di SEA Games 2025 Usai Farhan Halim Dicoret Pelatih Jiang Jie

Absennya Farhan Halim dari skuad Jeff Jiang Jie di timnas voli putra Indonesia membuat para bintang muda ini punya peluang untuk bersinar di SEA Games 2025.
Senin, 24 November 2025 - 20:01 WIB
Atlet voli putra Indonesia Farhan Halim saat berkarier di Jepang
Sumber :
  • Instagram @vcnagano_official

tvOnenews.com - Dicoretnya Farhan Halim dari skuad Timnas voli putra Indonesia membuat spiker lainnya punya potensi bersinar di SEA Games 2025 Thailand.

Sebelumnya, nama dua spiker andalan Timnas voli putra Indonesia Farhan Halim dan Doni Haryono tidak tercantum dalam pemusatan latihan yang dipimpin pelatih Jeff Jiang Jie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk Doni Haryono, kondisinya yang belum pulih sepenuhnya dari cedera membuat sang pevoli tidak diikutsertakan Jeff Jiang Jie ke skuad SEA Games 2025.

Sebaliknya, alasan Farhan Halim absen lebih kompleks lagi. Singkatnya, sang atlet voli tidak dapat bergabung dengan tim di waktu yang diminta oleh tim kepelatihan.

Klubnya yakni VC Nagano Tridents tidak mengizinkan Farhan Halim untuk bergabung lebih awal dengan skuad Jeff Jiang Jie yang hendak bertolak ke SEA Games 2025.

Sebetulnya, Farhan Halim bisa saja gabung dengan skuad Timnas voli putra Indonesia. Namun, waktunya yang cukup mepet membuat pelatih Jiang Jie tak ambil risiko. 

Wajar jika VC Nagano Tridents tak mau melepas Farhan Halim ke Timnas voli putra Indonesia. Ini karena jadwal liga Jepang cukup padat di akhir tahun ini.

Itu artinya, pelatih Jeff Jiang Jie mesti mencari alternatif baru untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Farhan Halim.

Bahkan bukan tidak mungkin jika para pemain ini bisa bersinar di SEA Games 2025 meskipun statusnya sebagai pengganti peran dari Farhan Halim.

Lalu, siapa saja spiker yang berpotensi bersinar dari Timnas voli putra Indonesia di SEA Games 2025 mendatang? Intip ulasannya berikut ini.

1. Boy Arnez Arabi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dijuluki 'Boy Sukhoi', Boy Arnez Arabi diharapkan bisa menjadi kartu truf bagi Timnas voli putra Indonesia jika Rivan Nurmulki ataupun Fahry Septian Putratama deadlock.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih berusia muda, nama Boy Arnez ternyata sudah mahsyur di Asia Tenggara, salah satunya gegara jadi MVP SEA V-League 2025 serta MVP Livoli Divisi Utama 2025.

Ia juga menjadi pemain kesayangan pelatih Timnas voli putra Indonesia Jeff Jiang Jie bahkan ketika sang ahli strategi asal China itu menukangi Jakarta Lavani.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT