Kepala Balai Besar TNBBS, Hifzon Zawahiri dalam keterangan yang diterima di Lampung, Rabu (28/5/2025), mengatakan aktivitas perambahan liar merupakan pemicu utama konflik satwa dan manusia yang sering terjadi di Lampung Barat.
Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memeriahkan HUT RI ke-79 menggelar parade budaya dan satwa atau Culture and Animal Carnival.
Setelah sempat menyerang dua warga Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dalam satu pekan terakhir, akhirnya harimau sumatera berhasil ditangkap
Harimau sumatera kembali menyerang seorang petani di Kabupaten Langkat. Korban adalah Muhamad Ikhwan Sembiring (41), warga Dusun V Desa Mekar Makmur Kecamatan S
Konflik antara manusia dengan satwa liar dilindungi terjadi di Lampung Barat, Provinsi Lampung dan Sumatera Utara, persisnya di Barak Itir Dusun V Aman Damai, D
Kebakaran Gunung Merbabu pada tanggal 27 hingga 29 Oktiber 2023 lalu, memberikan dampak pada masyarakat sekitar maupun habitat satwa liar di wilayah tersebut.
Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur membuat sejumlah satwa yang berada di kawasan tersebut mati terpanggang.
Dari beber
Dua ekor bayi Beruang Madu lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, pada Rabu (4/4/2023) lalu. Kelahiran dua anakan beruang madu sekaligus ini jarang terjadi
Seekor harimau Sumatera (Phantera Tigris Sumatrae) ditemukan mati terjerat di daerah Tikalak, Kabupaten Pasaman Sumatera Barat, Selasa (16/5/2023) pagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dan dua cucunya mengunjungi tempat wisata Solo Safari di Jurug Jebres Solo, Jawa Tengah, Senin.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.