Kabar hengkangnya bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, dari klub asal Tukri, Manisa BBSK, mendapat sorotan tajam dari media lokal Turki. Mereka sebut...
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Timur bersama Pemprov Jatim menggelar East Java Investment Forum (EJIF) 2025 pada 21â22 Oktober di Surabaya.
Penggemar Manisa BBSK dan Megawati Hangestri harus menerima kenyataan, Megatron dipastikan tidak bisa langsung memperkuat tim di awal musim Liga Voli Turki 2025/2026.
Para penggemar Manisa BBSK harus menerima kenyataan, Megawati Hangestri dipastikan tidak bisa langsung memperkuat tim di awal musim Liga Voli Turki 2025/2026.
Megawati Hangestri masih berada di Indonesia belum bisa balik ke Turki untuk bermain bersama Manisa BBSK. Omongan Megawati Hangestri soal sulitnya izin main di luar negeri
Aksi Megawati Hangestri di Manisa BBSK bikin warga Turki heboh. Publik satset bertindak, debut Liga Turki masih jadi misteri, Mega justru pulang ke Indonesia.
Megawati Hangestri memilih untuk pulang ke Indonesia ditengah persiapannya bersama Manisa BBSK untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Turki musim 2025/2026.
Absennya Megawati Hangestri di Manisa BBSK menuai sorotan, Volimania ramai beri peringatan ke Bank Jatim agar tak ganggu karier Megatron di luar negeri.
Megawati Hangestri sudah lama berada id Indonesia tapi tak juga muncul di Livoli 2025. Serta, Fans Megawati Hangestri mulai menyadari Manisa BBSK Sembunyikan Sesuatu.Â
Megawati Hangestri Pertiwi tak ada di Turki, tapi di Livoli 2025 juga belum main bersama Surabaya Bank Jatim, bagaimana sebenarnya kondisi Megatron saat ini?
Baru saja Megawati Hangestri pulang ke Indonesia, bintang voli yang disapa Megatron itu kehilangan momen berharga bersama Manisa BBSK. Pevoli asal jember ini kehilangan...
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.