Subvarian Omicron baru yakni BA.4 dan BA.5 disebutkan virus yang dapat lebih mudah menular dan memicu infeksi kembali pada penyintas COVID-19 varian Omicron.
Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman mengemukakan subvarian Omicron BA.2 dan BA.5 dapat berpeluang memicu gelombang kasus Covid-19 yang baru.
Dua subvarian Omicron yakni BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Terhitung, kini sudah ada delapan kasus yang tersebar, khususnya Jakarta dan Bali.
Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai