Speed boat yang mengantar anggota DPR Papua Yonas Nussy bersama timnya berjumlah 8 orang yang sempat hilang kontak komunikasi berhasil ditemukan oleh petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan/KSOP Jayapura.
Speed boat milik Pemerintah Papua yang membawa delapan orang dilaporkan hilang kontak di perairan Kepulauan Yapen (Tanjung Andei), Sabtu (16/7) pukul 12.30 WIT.
Satu keluarga berjumlah 7 orang yang berlayar di Perairan Asmat-Timika, Papua hilang kontak. Mereka berlayar dari Asmat ke Timika menggunakan speed boat 85 PK
Setelah dinyatakan hilang kontak selama empat hari, akhirnya speed boat Hercules, dengan Kapten Ayong Robert akhirnya ditemukan oleh kapal nelayan gae KMN. Tiga Putra, yang sementara melintas mencari ikan di perairan laut Sulawesi Tenggara, pada Kamis (2/12/2021) siang.
Sebuah kapal Speed Boat Hercules Bermesin tiga unit 200 PK hilang kontak. Speed Boat yang mengangkut tiga orang berangkat dari desa Mata Maling, kecamatan Buko, kabupaten Banggai kepulauan, Sulawesi Tengah. Kapal Speed Boat Hercules bersama tiga orang , berangkat pada Senin (29/11/2021) dengan tujuan kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan dengan melintasi perairan kabupaten Morowali.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.