Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik PO Rosalia Indah hangus terbakar dilahap si jago merah, di ruas jalan Tol Solo-Ngawi tepatnya di KM 544, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Senin 19 Januari 2026.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewajibkan angkutan umum termasuk bus untuk menyediakan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang demi kuatkan keselamatan.
Korban meninggal kecelakaan tunggal Bus Rosalia Indah bertambah, kini total korban meninggal sebanyak 8 orang. Pihak kepolisian memberikan penjelasan begini.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyebutkan berdasar hasil serangkaian pemeriksaan dan investigasi yang teliti, menemukan kesalahan prosedur dalam penugasan sopir bus oleh PO Bus Rosalia Indah yang mengalami kecelakaan tunggal di KM-370 A Tol Batang-Semarang dengan mengakibatkan tujuh korban tewas.
Kecelakaan maut dialami Bus Rosalia Indah dan menewaskan sebanyak 7 orang, termasuk kondektur. Sopir diduga mengantuk, berikut 5 fakta kecelakaan tersebut.
PO Rosalia Indah yang salah satu bus miliknya terlibat kecelakaan tunggal bisa kena sanksi jika melanggar aturan ini. Menhub Budi Karya Sumadi beri penjelasan.
Jasa Raharja menjamin santunan bagi seluruh korban insiden kecelakaan maut Bus Rosalia Indah di Km 370 A Tol Batang - Semarang, Jawa Tengah, pada arus mudik H+1 Hari Raya Idul Fitri 2024.
Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono menjamin korban kecelakaan Bus Rosalia Indah di KM 370Â Tol Batang-Semarang, mendapatkan santunan dan biaya perawatan.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.