Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan komitmen belanja produk dalam negeri harus menjadi gerakan bersama seluruh instansi di Indonesia, baik badan usaha, maupun pemerintah.
Selama empat tahun terakhir, pemerintah terus menggaungkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia demi mendongkrak peningkatan belanja produk dalam negeri.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa baru untuk mengajak masyarakat pakai produk dalam negeri bentuk dukungan ke Palestina dan boikot agresi Israel.
Salah satu terobosan yang dicanangkan Zulhas adalah akan dilakukan relaksasi kebijakan ekspor beberapa produk pertambangan dan penyederhanaan perizinan ekspor.Â
Kemenhan beli produk dalam negeri berbiaya Rp2,24 triliun pada pelaksanaan pameran Business Matching 2024 diadakan Kementerian Perindustrian di Denpasar, Bali.
Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).Â
Sesuai Inpres No 2 Tahun 2022, Menteri dapat menetapkan dan/atau mengubah kebijakan dan/atau peraturan perundang-undangan untuk percepat tingkatkan penggunaan produk dalam negeri,
Mobil listrik keluaran Esemka, produk dalam negeri tampil pertama di Indonesia International Motor Show di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023).
PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).