Peristiwa itu berawal, saat Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Suib, memberhentikan kendaraan truk berpelat Aceh. Saat pengemudi turun, ia kemudian bertanya, lalu meminta agar pengemudi mengubah pelat kendaraan yang semula dari Aceh ke pelat Sumatera Utara.