Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat pernah menjelaskan ternyata memotong kuku tidak boleh asal-asalan dan ada urutan yang benarnya di dalam Islam.
Buya Yahya pun menjelaskan, bahwa Islam tidak melarang memotong kuku di hari-hari tertentu. Meski begitu disunahkan untuk memotong kuku pada hari ini saja.
Dalam sebuah kesempatan saat sedang berdakwah, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan jika ternyata memotong kuku tidak boleh asal-asalan dan ada urutan sesuai sunnah.
Hal yang membedakan Atta Halilintar dengan lainnya, ialah model rambut. Suami dari Aurel Hermansyah ini, tidak botak usai ibadah haji, apa boleh di islam?
Ternyata, bagi jemaah haji dan umrah, setelah melakukan semua rangkaian ibadahnya, diwajibkan untuk memotong/ mencukur rambut. Mengapa demikian? ini kata MUI
Hukum memanjangkan kuku menurut ajaran agama Islam ternyata sudah diatur yang juga diterapkan dalam empat mazhab. Buya Yahya memberikan penjelasan seperti ini.
Potong kuku ternyata tak bisa sembarangan. Rupanya, ada urutannya yang benar menurut Islam. Ustaz Adi Hidayat memberikan contoh potong kuku sebagai berikut.
Baru-baru kasus mengejutkan dilakukan seorang wanita LY yang potong kelamin suaminya RH. Ia kini telah menyerahkan diri ke Polsek Bayung Lencir, Musi Banyuasin
Dalam sebuah kesempatan, ustaz Adi Hidayat menjelaskan kalau ternyata dalam Islam ada urutan yang benar saat memotong kuku sesuai sunnah ajaran dalam Islam.
Memotong kuku merupakan bagian dari fitrah manusia. Ustaz Adi Hidayat ajarkan bagaimana potong kuku sesuai sunnah ajaran dalam Islam yang dapat diterapkan.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.